Home Headline Angkut Puluhan Batang Kayu Ilegal, Dua Sopir Truk Diamankan Polisi

Angkut Puluhan Batang Kayu Ilegal, Dua Sopir Truk Diamankan Polisi

235
0
Angkut Puluhan Batang Kayu Ilegal, Dua Sopir Truk Diamankan Polisi
        BLORA, 6/7 (BeritaJateng.net) – Aparat kepolisian polres Blora berhasil mengamankan 2 sopir truk yang membawa puluhan Batang kayu jati tidak berdokumen Jumat (6/7/2018). Keduanya diamankan saat membawa barang curian tersebut keluar dari hutan di wilayah kecamatan jepon.
       Kedua sopir truk tesebut masing-masing adalah, Lamidi warga dukuh ngapus desa ketringan kecamatan Jiken dan supriyanto warga cabak kecamatan Jiken Blora. Kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda saat hendak mengirim kayu curian tersebut.
      Di hadapan polisi, salah satu pelaku, Lamidi, mengaku puluhan batang kayu tersebut milik seseorang yang bernama Jon. Ia mengaku hanya disuruh mengantarkan kayu tersebut kepada seseorang di sekitar pasar hewan Blora.
     “Itu barang milik Jon. Tetangga kampung. Saya hanya disuruh mengantar saja di sekitar pasar hewan”, kata Lamidi.
      Lamidi mengaku baru pertama kali mengangkut kayu tersebut. Ia berdalih butuh uang untuk saudaranya yang akan menikah. “Saya tahu itu barang tidak berdokumen, tapi saya terpaksa karena butuh uang untuk nikahan saudara”, aku Lamidi
       Kasatreskrim polres Blora, AKP Herry Dwi Utomo melalui Kanit 3 satreskrim polres Blora, iptu isnaeni mengatakan, penangkapan kedua pelaku berawal atas laporan perhutani tentang adanya truk yang membawa kayu jati curian. Setelah mendapat laporan tim kemudian bergerak dan menangkap pelaku di sekitar pasar hewan Blora.
      “Ada laporan dari perhutani bahwa ada 2 truk membawa kayu hasil curian. 1 truk dari hutan ketringan dan 1 truk dari hutan cabak. Kemudian tim.bergerak dan menangkan keduanya di sekitar wilayah jepon”, terang iptu isnaeni
       Isnaeni mengaku, dari hasil penangkapan 2 truk tersebut, polisi berhasil mengamankan 23 Batang kayu jati yang sudah diolah dengan diameter masing-masing 30m2 dengan panjang 5 meter. Diperkirakan puluhan kayu jati tersebut senilai Rp 150.000.
      “Kayu yang kita amankan sudah bentuk olahan, persegi. Kemungkinan ini akan digunakan untuk bangunan umah joglo. Saat ini kita masih kembangkan siapa pemilik kayu ini”, ucap isnaeni.
(MN/El)