Home Headline Angkat Masalah Kesenjangan dan Diskriminasi Perempuan di Kongres Perempuan Jateng 1

Angkat Masalah Kesenjangan dan Diskriminasi Perempuan di Kongres Perempuan Jateng 1

26
Kepala Bidang Kualitas Hidup dan Pemberdayaan Perempuan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah, Sri Dewi Indrajati

Semarang, 6/11 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 500 peserta dari berbagai instansi, organisasi dan kelompok perempuan akan berpartisipasi di Kongres Perempuan Jawa tengah I yang digelar DP3P2KB – BKOW Jateng pada 25-26 November 2019 mendatang.

Kepala Bidang Kualitas Hidup dan Pemberdayaan Perempuan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Jawa Tengah Sri Dewi Indrajati mengatakan, banyak perempuan dengan kondisi rentan yang perlu perhatian semua pihak.

“Berbagai masalah kesenjangan dan diskriminasi terhadap perempuan masih terus terjadi. Kondisi, kemiskinan, ketidaksetaraan upah, kesempatan kerja kekerasan hingga politik perempuan di parlemen masih terus bergulir. Dari latar belakang tersebut, DP3AP2KB menginisiasi digelarnya Kongres Perempuan Jawa tengah pertama dengan menggandeng perempuan-perempuan hebat Jateng sebagai narasumber,” kata Dewi usai Media Gathering tentang Perlindungan Perempuan menyongsong Kongres Perempuan Jateng 1, Rabu (6/11).

Kegiatan bertajuk ‘Menguatkan Kepemimpinan Perempuan untuk Mewujudkan Pemerintahan yang Demokratis, Adil dan Sejahtera’ akan digelar di UTC Hotel, Jalan Kelud Raya Nomor 2, Petompon, Kota Semarang.

Akan ada banyak narasumber perempuan hebat, lanjut Dewi, seperti Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Gusti Ayu Bintang Darmawati, TP PKK Prov Jateng Atikoh Ganjar Pranowo, dan lain sebagainya.

“Kegiatan ini sekaligus untuk memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember. Rencananya akan dibacakan ikrar persatuan organisasi perempuan yang akan dibacakan di Kongres Perempuan pertama Jawa tengah,” katanya.(El)