Angkasa Pura Perketat Pengawasan dan Tes Kesehatan Kru Pesawat di Bandara A. Yani

Salah satu pramugari diperiksa kesehatannya sebelum berangkat dari Bandara Internasional A. Yani Semarang.

Semarang, 6/1 (BeritaJateng.net) – Viralnya berita tentang kru pilot salah satu maskapai pesawat yang diduga mabuk beberapa waktu yang lalu, membuat PT Angkasa Pura 1 (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang memperketat pemeriksaan dan melakukan tes kesehatan bagi kru pesawat yang akan berangkat dari Bandara Internasional A. Yani Semarang.

Bekerjasama dengan operator Airlines dan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan), Angkasa melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh pada aircrew pesawat.

“Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 8 Tahun 2015 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 67 tentang Standar Kesehatan dan Sertifikasi Personil Penerbangan menjadi landasan PT Angkasa Pura I melakukan pemeriksaan kesehatan ini,” ujar General Manager Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Priyo Jatmiko, Jumat (6/1) pagi.

“Pemeriksaan kesehatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan 3S+1C yakni Safety, Security, Service and Compliance kepada aircrew sebagai standar kesehatan bagi awak pesawat yang akan menerbangkan pesawat dan melayani selama penerbangan,” katanya.

Menurut Priyo Jatmiko, pihak KKP telah menyatakan kesiapannya untuk membantu pelaksanaan pemeriksaan kesehatan aircrew yang akan berangkat pada pagi hari dari Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. Pemeriksaan ini dilakukan pada hari Jumat (06/01) pukul 04.30 WIB di posko terpadu yang berada di lobby terminal Bandara Ahmad Yani.

Angkasa Pura Perketat Pengawasan dan Tes Kesehatan Kru Pesawat di Bandara A. Yani
Angkasa Pura Perketat Pengawasan dan Tes Kesehatan Kru Pesawat di Bandara A. Yani

Ia menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan antara lain pengecekan pada tekanan darah (tensi) dan bebas alkohol. KKP menyediakan tujuh orang dokter yang siap memeriksa kesehatan aicrew. Jumlah aircrew yang akan mengikuti pemeriksaan kesehatan adalah sebanyak 32 crew dari pesawat RON (Remain Over Night) atau pesawat yang menginap di Bandara Ahmad Yani dan akan diberangkatkan pada pagi harinya.

Ada beberapa crew pesawat yang menginap di Bandara, yakni terdiri dari delapan crew dari dua maskapai Wings Air, delapan crew dari pesawat Sriwijaya Air, delapan crew dari pesawat Batik Air dan delapan crew dari pesawat Garuda Indonesia.

“Pemeriksaan ini akan terus dilakukan di Bandara Ahmad Yani untuk memastikan kesehatan dan kesiapan crew pesawat, termasuk pilot yang akan menerbangkan pesawat. Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara memastikan kegiatan ini akan terus berjalan dengan lancar dan berkelanjutan,” imbuhnya. (EL)

Tulis Komentar Pertama

TINGGALKAN TANGGAPAN