Home Lintas Jateng Anggota DPR RI Bantu Rp350 Juta Untuk Korban Longsor Banjarnegara

Anggota DPR RI Bantu Rp350 Juta Untuk Korban Longsor Banjarnegara

longsor_banjarnegara_vrlddi
foto : ist

Semarang, 16/12 (Beritajateng.net) – Anggota DPR RI melakukan iuran guna meringankan beban korban bencana tanah longsor di Dusun Jemblung Desa Sampang Kecamatan Karangkobar Banjarnegara. Dari iuran terkumpul Rp350 juta dan diserahkan oleh Ketua DPR RI Setya Novanto kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di ruang kerjanya, Selasa (16/12).

Menurut Setya Novanto, bantuan dari anggota DPR RI diberikan berupa natural senilai Rp 100 juta dan uang tunai sebesar Rp 250 juta. Diharapkan masih akan ada bantuan untuk tahap kedua yang akan dikoordinir oleh pihak kesekretariatan DPR RI. Setelah menyerahkan bantuan, rombongan DPR RI akan langsung menuju Banjarnegara untuk melihat lokasi bencana.

Pada kesempatan itu, Ketua DPR mengharapkan kepada gubernur agar segera memprioritaskan pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi bencana. “Kami merasa prihatin dengan musibah yang memakan korban hingga puluhan tersebut,” ungkapnya.

Selain perbaikan infrastruktur, dia juga minta kepada gubernur untuk menyiapkan lahan guna melakukan relokasi warga yang menjadi korban dan berada di titik-titik rawan bencana di daerah sekitarnya. Menurut Setya Novanto, di Kabupaten Banjarnegara setidaknya terdapat 36 titik rawan longsor dan bencana alam lainnya.

Gubernur Ganjar Pranowo saat menerima rombongan DPR RI mengatakan, jalan untuk akses ke lokasi bencana tanah longsor di Banjarnegara mulai terbuka. Ditargetkan 500 meter jalan menuju titik longsor sudah bisa disiapkan untuk lebih mempermudah proses evakuasi. Untuk itu pemerintah menyediakan 12 alat berat.

“Kondisi saat ini masih terdapat tumpukan lumpur setinggi 1 meter. Alhamdulillah cuaca cukup bagus jadi evakuasi tidak terganggu hujan. Persoalannya jumlah pengungsi terus bertambah dan kami harus menyediakan stok konsumsi yang cukup,” jelasnya.

Meski demikian Gubernur mengakui untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di lokasi bencana cukup sulit. Untuk mendapatkan BBM terlebih dulu harus menuju daerah perkotaan yang jaraknya cukup jauh. Meski demikian Gubernur menegaskan tidak boleh sampai terjadi kekurangan BBM. Sedangkan untuk tenaga medis telah disiapkan 22 dokter di lokasi bencana. Proses evakuasi masih akan dilakukan hingga 21 Desember mendatang.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan, DPR RI akan menyetujui permohonan anggaran Gubernur Jateng untuk penanganan pasca bencana tanah longsor Banjarnegara. Alokasi untuk anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBNP) akan diajukan pada 7 Januari 2015. (Nur/pj)

Advertisements