Home Headline Anggota Dewan PDIP Pati Jadi Tersangka Penipuan

Anggota Dewan PDIP Pati Jadi Tersangka Penipuan

(ilustrasi)

Pati, 12/11 (BeritaJateng.Net) – Kepolisian Resor Pati, Jawa Tengah, menetapkan Teguh Bandang Waluyo, anggota DPRD setempat sebagai tersangka kasus dugaan penipuan. Menurut Kapolres Pati AKBP Budi Haryanto melalui Kasat Reskrim AKP Agung Setyo Budi, Rabu (12/11), statusnya memang ditetapkan sebagai tersangka.

Terkait dengan pemanggilan sebelumnya, dirinya mengungkapkan, sudah dilakukan untuk dimintai keterangannya, namun yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan sedang sakit. Dalam waktu dekat, lanjut dia, akan dilakukan pemanggilan kedua.

Sesuai dengan surat pelaporan yang diterima pihak kepolisian bernomor STPL/233/VIII/2014/JATENG/RES PT, anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut terancam pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

Kasus penipuan tersebut, berawal dari laporan Dewi Kristya Rini, warga Desa Winong, Kecamatan Pati Kota, yang melaporkan anggota dewan tersebut ke Polres Pati terkait dugaan penipuan.

Korban yang berlatar pendidikan kesehatan dijanjikan bisa diterima kerja di rumah sakit di Kabupaten Jepara dengan meminta imbalan sejumlah uang sebesar Rp 65 juta yang diserahkan 30 Oktober 2013.

Akan tetapi, korban kembali dimintai uang sebesar Rp 25 juta, kemudian korban mentransfer uang senilai Rp 15 juta dan menyerahkan uang Rp 10 juta secara tunai. Hanya saja, korban hingga kini belum juga mendapat panggilan diterima kerja di rumah sakit yang dijanjikan sebelumnya.

“Sebelumnya sudah ada upaya kekeluargaan. Karena tidak menemukan titik temu lantaran pihak tersangka belum menjamin pengembalian uang yang telah diserahkan korban, maka ditempuh jalur hukum,” ujar kuasa hukum korban, Darsono.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Siti Aisyah mengaku, mengetahui salah satu anggotanya tersangkut kasus hukum dari media massa. Teguh Bandang, kata dia, merupakan anggota baru di PDI Perjuangan karena baru bergabung menjelang Pemilu Legislatif 2014.

“Hingga kini memang belum melakukan klarifikasi karena seluruh anggota DPRD Pati baru saja selesai kunjungan kerja di luar daerah,” ujarnya.

Sebelumnya, wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) II Pati (Kecamatan Margoyoso, Tayu, Dukuhseti, dan Cluwak) itu menjadi anggota DPRD Pati dari Partai Pelopor.

Untuk saat ini, kata dia, partai belum mengambil sikap dan masih mengikuti proses hukum dengan tidak mengesampingkan azas praduga tak bersalah. (ant/pri)

Advertisements