Home Headline Anggota Brimob dan TNI Merampok Rp 5,7 Milyar

Anggota Brimob dan TNI Merampok Rp 5,7 Milyar

Polisi Merampok

Semarang, 1/10 (BeritaJateng.net) – Ironis, itulah mungkin kata yang pas untuk menggambarkan pelaku perampokkan ini. Mengapa tidak, pelaku yang seharusnya melindungi masyarakat justru menjadi perampok.

Pasalnya, tiga diantara pelaku adalah anggota Brimob dan Anggota TNI. Ketiga oknum penegak hukum itu kini mendekam di sel tahanan Mapolda Jateng.

Anggota Brimob itu diketahui bernama Brigadir Supriyanto dan dua anggota TNI yakni Sertu Trisna Prihantoro yang ditangkap di Kabupaten Semarang dan Sertu Isac Corputi.

Ketiga aparat tersebut ditangkap petugas Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro. Tiga hari setelah melakukan perampokkan mobil jasa pengangkut uang di Desa kwagean Kabupaten Semarang.

Dalam aksinya itu, pelaku berhasil menggondol Rp 5,7 Milyar. Oknum anggota Brimob diringkus di tempat persembunyiannya di Jogjakarta. Dan dua anggota TNI diringkus di Semarang.

Perampokan

Kabid Humas Polda Jawa tengah Kombes Pol. Lilik Darmanto mengatakan, perampokan terjadi pada Senin (28/9). Saat itu, Brigadir Supriyanto sedang bertugas melakukan pengawalan  mobil jasa pengangkutan uang dari PT Advantage untuk mengirim uang kesejumlah Bank di Solo.

“Di tengah perjalanan kembali ke Semarang, Brigadir Supriyanto yang sebelumnya telah mengatur rencana mengajak Fredy karyawan PT Advantage ke sebuah tempat pengilingan, sesampainya di lokasi, Brigadir Supriyanto langsung menodongkan senjata ke Fredy dan meminta paksa kunci mobil pengangkut uang,” terangnya.

Karena ketakutan, Fredy pun menyerahan kunci tersebut. Sebelum kabur membawa mobil yang berisi uang milyaran itu, pelaku melakban mulut Fredy.

“Setelah melumpuhkan karyawan, Brigadir Supriyanto dan kedua pelaku lain Sertu Trisna dan Sertu Isac yang sudah menunggu dilokasi langsung pergi membawa kabur dan membagi uang hasil rampokan,” tambahnya.

Sementara itu Letkol inf Z Bahar, Kapendam IV/Diponegoro mengatakan pihaknya belum bisa mengungkapkan motif dibalik perampokan yang melibatkan oknum anggota Polri dan TNI, karena para tersangka diperiksa secara terpisah.

“Untuk Brigadir Supriyanto diperiksa di Mapolda Jateng sedangkan dua oknum anggota TNI diperiksa di satuan Denintel Kodam IV/Diponegoro,” ujarnya. (BJ15)

Advertisements