Home Lintas Jateng Anggaran Fogging di Temanggung 2015 Terlewatkan

Anggaran Fogging di Temanggung 2015 Terlewatkan

image

Temanggung, 12/12 (Beritajateng.net) – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, tahun 2015 terancam tidak mendapatkan penanganan, khususnya untuk “fogging” atau pengasapan karena dana kegiatan tersebut tidak teranggarkan pada RAPBD.

“Anggaran untuk fogging pada tahun 2015 kebetulan terlewatkan dalam menganggarkannya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Suparjo di Temanggung, Jumat.

Ia mengatakan pada tahun 2014 Dinkes mendapatkan anggaran untuk fogging Rp50 juta, tetapi untuk tahun 2015 belum teranggarkan.

“Sementara nanti langkahnya kami coba geser dari belanja yang sudah ada Rp21 juta digeser dulu sebagian, mudah-mudahan di APBD perubahan 2015 bisa dipenuhi,” katanya.

Menurut dia, sebetulnya anggaran untuk fogging 2015 sudah diusulkan Rp20 juta, tetapi tidak muncul pada penetapan RAPBD Kabupaten Temanggung 2015.

Ia menuturkan dana yang akan digeser untuk fogging adalah dana kegiatan penanggulangan penyakit menular ada Rp21 juta, tetapi hanya sebagian.

“Nanti setelah berjalan beberapa bulan ada APBD perubahan baru kami sesuaikan,” katanya.

Ia mengatakan DBD kini menjadi penyakit endemis di Temanggung, penanganan paling bagus dengan pemberantasan sarang nyamuk. Namun, sekarang ada kecenderungan semua minta dilakukan fogging jika muncul kasus tersebut.

“Sebetulnya fogging bukan pilihan yang bagus. Sebenarnya upaya ini merupakan langkah terkhir, tetapi kadang-kadang masyarakat pokoknya minta difogging, sedangkan di sisi lain anggaran tidak mencukupi,” katanya.(ant/pj)