Home Headline Anak dan Cucunya Tewas Saat Kebakaran, Dorkas Puji Shock dan Trauma  

Anak dan Cucunya Tewas Saat Kebakaran, Dorkas Puji Shock dan Trauma  

336
0
Anak dan Cucunya Tewas Saat Kebakaran, Dorkas Puji Shock dan Trauma.
      Semarang, 10/7 (BeritaJateng.net) – Musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Raya Bugangan, Semarang menyisakan kesedihan bagi Dorkas Puji Rahayu. Wanita 75 tahun terlihat shock dengan musibah kebakaran yang terjadi pada Minggu (8/7) malam.
       Sesekali, ia terlihat berkaca saat ditanya tim penyidik terkait musibah kebakaran itu. Ia juga diminta masuk ke dalam rumah untuk menunjukkan lokasi kejadian, dimana  dalam peristiwa tersebut merenggut dua nyawa keluarganya, yakni anak perempuannya, Linda Maria dan cucu perempuannya yang masih berusia 10 tahun, Karlina Rinata.
       Meski terbata dan hanya sedikit, pernyataan nenek Dorkas sungguh mengejutkan. Sebab diduga, peristiwa kebakaran disebabkan karena kelalaiannya.
       “Saat itu saya sedang mengelem plastik menggunakan lampu minyak. Saya mencari plastik dan saat berdiri lampu itu tersenggol,” ungkap nenek Dorkas.
       Saat tersenggol itulah, lampu tersebut pecah dan menyala. Tidak lama, api menyambar plastik yang ada di sekitarnya. “Saya ketakutan, saya mencoba menutup pakai handuk tidak bisa, saya basahi handuk pakai air untuk mematikan api, tetap tidak bisa,” jelasnya.
       Ia mengaku panik dengan api yang membesar itu. Dorkas sudah berusaha mematikan namun api tidak dapat dikendalikan. “Apinya cepat sekali membesar, sudah itu saja yang saya ingat,” terangnya.
       Saat kejadian Linda anaknya yang menjadi korban berusaha menolong nenek Dorkas untuk keluar rumah dan kembali ke atas untuk menolong anaknya Karina. Namun ditunggu lama, Linda dan Karlina tidak juga turun. Akhirnya, keduanya tewas akibat terjebak api
       Sekedar diketahui, musibah kebakaran terjadi di sebuah rumah di Jalan Raya Bugangan 25 Kelurahan Rejosari, Semarang Timur, Kota Semarang, Minggu (8/7) malam. Akibat musibah itu dua orang yakni ibu dan anak tewas lantaran tidak bisa menyelamatkan diri terperangkap kobaran api. Korban tewas bernama Linda Maria (47) dan anak perempuannya bernama Karlina Rinata (10). (Nh/El)