Home Headline Ambil Ruh Perjuangan Bung Karno, PDIP Jateng Ziarah ke Blitar

Ambil Ruh Perjuangan Bung Karno, PDIP Jateng Ziarah ke Blitar

254
0

BLITAR, 6/6 (Beritajateng.net) – Bertepatan dengan hari lahir Proklamator yang juga Presiden RI pertama Ir. Soekarno pada tanggal 6 Juni, jajaran Pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah dan DPC DPC seluruh Jawa Tengah serta Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD jateng, pagi tadi melakukan ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar Jawa Timur. Ziarah kali ini dimaksudkan agar jajaran partai pimpinan Megawati Sukarnoputri ini dapat mengambil ruh perjuangan sang proklamator.

Sebelum Ziarah, dini hari tadi dilakukan renungan dan Sahur bersama yang diikuti seluruh peserta dan dilaksanakan di Istana Gebang, rumah tinggal Bung Karno pada waktu masih muda dan saat ini dijadikan Museum.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Wuryanto mengatakan partainya ingin mengambil intisari dalam perjuangan dan pikiran Bung Karno. “Di partai, kami memperjuangkan pikiran dan ideologi Bung Karno. Salah satunya mencintai kehidupan. Bung Karno mencintai kehidupan dengan menjadikan kehidupan menjadi lebih baik,” kata Bambang yang memimpin rombongan ziarah.

Pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu menambahkan disamping mendoakan Bung Karno, partainya ingin mengambil ruh perjuangan ayah Megawati Soekarnoputri tersebut. Terutama pada salah satu kalimat Soekarno yang mengatakan jika diberi hidup satu kali, akan diberikan seluruhnya untuk kepentingan bangsa dan negara. Begitu pula jika diberi hidup dua atau tiga kali. Semuanya akan diberikan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Dengan mengabdi mulai dari partai, jihad kita membuat kehidupan jadi lebih baik,” ujar Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu.

Pacul menambahkan ziarah ke Makam Bung Karno merupakan agenda tahunan yang digelar pihaknya setiap tanggal lahir Soekarno. Sementara pada Peringatan wafatnya Bung Karno pada 21 Juni nanti, pihaknya akan menggelar wayangan.

Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Agustina Wilujeng menambahkan, ziarah menjadi penguatan agar ajaran dan cita-cita Soekarno menjadi panutan dan pengingat agar para kader tidak melenceng. Apalagi dalam situasi negara seperti saat ini, ada gerakan terorisme, dan ada yang ingin mengganti NKRI dengan bentuk lain.

“Setiap kader yang merasa dirinya benteng perjuangan Pancasila, dengan datang ke makam Bung Karno akan menjadi energi yang luar biasa,” paparnya.

(NK)