Home Ekbis Alokasi Pupuk Urea Bersubsidi Meningkat

Alokasi Pupuk Urea Bersubsidi Meningkat

pupuk bersubsidi
Cilacap, 22/1 (BeritaJateng.net) – Alokasi pupuk urea bersubsidi untuk Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada tahun 2015 meningkat jika dibanding tahun 2014, kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dinpertannak) Cilacap Gunawan.
“Pada tahun 2015, Cilacap mendapat alokasi pupuk urea bersubsidi sebanyak 35.000 ton, sedangkan pada tahun 2014 hanya 34.521 ton. Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan alokasi tahun 2013 yang hanya sebanyak 30.990 ton atau lebih kecil dibanding tahun 2012 yang mencapai 38.996,2 ton,” kata Gunawan di Cilacap, Kamis.
Selain urea, kata dia, alokasi jenis pupuk bersubsidi lainnya untuk tahun 2015 juga mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yakni ZA naik dari 4.907 ton menjadi 5.500 ton dan NPK naik dari 15.164 ton menjadi 15.200 ton.
Kendati demikian, dia mengatakan bahwa alokasi pupuk SP-36 untuk tahun 2015 hanya sebanyak 8.000 ton atau turun dari tahun 2014 yang mencapai 8.086 ton.
“Demikian pula dengan pupuk organik. Pada tahun 2014, alokasi pupuk organik sebanyak 11.027 ton namun pada tahun 2015 hanya 10.500 ton,” katanya.
Lebih lanjut, Gunawan mengatakan bahwa pihaknya optimistis alokasi pupuk bersubsidi sebesar itu mampu memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun 2015 sehingga tidak terjadi kelangkaan pupuk terutama urea di berbagai wilayah cilacap.
Menurut dia, isu kelangkaan pupuk bisa jadi dihembuskan oleh oknum-oknum yang ingin memanfaatkan situasi demi kepentingan pribadi dengan menimbun pupuk sehingga jika terjadi kelangkaan, petani akan terkena dampak langsung.
“Sudah langka, harganya pun akan melambung. Ini yang sudah kami antisipasi dan kami juga meminta masyarakat proaktif memantau di lapangan,” katanya. (ant/BJ)

Advertisements