Aliansi Masyarakat Buruh Jawa Tengah Dukung Pendirian Pabrik Semen Rembang

SEMARANG, 4/1 (BeritaJateng.Net) – Sekelompok masyarakat yang menamakan Aliansi Masyarakat Buruh Jawa Tengah menyatakan prihatin atas situasi yang berkembang dengan adanya pihak pihak yang dengan gencar menolak pendirian pabrik semen di Rembang. Padahal dengan pendirian pabrik semen ini kesejahteraan masyarakat Rembang khususnya dan Jateng pada umumnya bisa meningkat dan angka kemiskinan bisa tertekan.

Koordinator Umum Aliansi Masyarakat Buruh Jawa Tengah Eko Suyono mengemukakan, pabrik semen Rembang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan menginvestasikan modalnya triliunan rupiah serta bisa menampung ribuan tenaga kerja, sehingga layak untuk didukung oleh berbagai pihak agar segera terwujud dan beroperasi.

“Aliansi kami mendukung pendirian pabrik semen Rembang karena diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan yang saat ini masih tinggi,” ungkap Eko Suyono.

Menurut Eko, isu kerusakan lingkungan yang akan timbul dengan adanya pabrik semen dinilai terlalu berlebihan mengingat beberapa pabrik semen yang sudah terlebih dahulu berdiri seperti di Gresik, Cirebon dan Cilacap mampu mengelola lingkungan sekitarnya dengan baik dan tidak menimbulkan kerusakan seperti yang dikawatirkan.

“Kami menganggap isu kerusakan lingkungan sangat dipengaruhi oleh pengelola pabrik yang ada, saya percaya BUMN besar yang mengelola pabrik semen Rembang mampu menjaga lingkungan tetap baik,” katanya.

Eko Suyono didampingi divisi hukumnya Joko Margito dan koordinator lapangan Edi Husniyanto menyatakan akan melakukan aksi besar besaran dalam rangka mendukung pendirian pabrik semen pada tanggal 17 Januari mendatang bersama dengan elemen elemen lain pendukung pabrik semen di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah jalan Pahlawan Semarang. Aksi ini dimaksudkan untuk memberi dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk tetap memberi ijin pendirian pabrik semen di Rembang.

(NK)

SHARE

Tulis Komentar Pertama