Home Lintas Jateng Alhamdulillah… Puluhan Ribu Buruh Rokok Terima THR

Alhamdulillah… Puluhan Ribu Buruh Rokok Terima THR

Ilustrasi

image

Kudus, 7/7 (Beritajateng.net)-Puluhan ribu buruh perusahaan rokok (PR) Djarum Kudus, Selasa (7/7) siang menerima uang tunjangan hari raya (THR). Besaran THR yang diterima masing-masing buruh, nilainya sebesar upah minimum kabupaten (UMK) Kudus yakni Rp 1.380.000,_

Jika jumlah buruh PR Djarum jumlah keseluruhannya mencapai 56.961 orang, maka uang yang dibayarkan untuk keperluan THR mencapai Rp 75,8 miliar. Puluhan ribu buruh harian tersebut, tersebar di 25 brak (gudang) diantaranya di Kabupaten Pati 3 brak, Rembang 1, dan Jepara 2 sisanya di wilayah Kudus.

”Mereka yang menerima THR sebesar satu bulan gaji sesuai UMK tersebut, adalah mereka yang memiliki masa kerja minimal satu tahun. Sedangkan yang belum mengantongi masa kerja satu tahun, tetap menerima THR hanya perhitungannya berbeda sesuai peraturan yang ada,” jelas Staf HRD Hardi Cahyana.

Dengan dibagikannya uang THR lebih awal, lanjutnya, pihaknya berharap uang tersebut bisa dimanfaatkan untuk persiapan Lebaran bagi keluarga. Walau mereka sudah menerima THR, pekerjaan sehari-hari tetap dilakukan seperti biasa.

”Buruh harian libur selama satu minggu atau mulai tanggal 13 hingga 20 Juli atau dua hari setelah Lebaran,” imbuhnya.

Sementara itu menurut salah satu buruh Mursiti (43) warga Kecamatan Kaliwungu Kudus, THR yang diterimanya ini akan digunakan untuk membeli pakaian anaknya. Sedang untuk keperluan makanan pada saat Lebaran, dananya disiapkan dari hasil kerjanya setiap hari ditambah hasil kerja suaminya.
 
Hal senada diungkapkan Rumanah (46) asal Kecamatan Jati Kudus. Menurutnya, Idul Fitri adalah perayaan kemenangan bagi anak dan suaminya yang selama sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Setelah menjalankan Sholat Ied, keluarganya akan bepergian ke rumah mertuanya di wilayah Kabupaten Demak.

”Biasa mas, karena orang tua saya sudah tidak ada setiap Lebaran selalu sungkeman dengan mertua,” katanya.

Mursiti dan Rumanah adalah potret dari puluhan ribu buruh linting dan bathil (merapikan lintingan) yang sehari-hari melinting sigaret kretek tangan sebanyak 4000-an batang. Jika garapan tersebut berhasil diselesaikan, mereka akan menerima upah sebesar Rp 95 ribu dibagi berdua.

Terpisah PR Nojorono juga membagikan uang THR dengan besaran sama kepada sekitar dua puluh ribu buruh hariannya.

Kepala HRD PR Nojorono T Sugiyanto kepada Beritajateng.net menegaskan, pembagian uang THR tersebut dimaksudkan agar para buruh bisa memanfaatkan lebih awal untuk keperluan Lebaran.

”Semoga apa yang diberikan perusahaan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk keluarga,” pungkasnya. (BJ12)