Aksi Teatrikal Tarik Mobil Warnai Demo Penolakan Taksi Online

Aksi demo taxi konvensional dengan menggelar aksi teatrikal menarik mobil di jalan pahlawan Semarang. Doc. Lim Winasdy

 

Semarang, 7/9 (BeritaJateng.net) – Ratusan taksi konvensional se-Jateng melakukan aksi demo dengan menggelar aksi teatrikal dengan menarik mobil bersama di depan gerbang gedung Gubernur jalan Pandanaran Semarang.

Aksi teatrikal menarik mobil taksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap adanya taksi online saat ini.  Pasalnya banyak pelanggan dan pengguna taksi konvensional berpindah ke taksi online,  yang mengakibatkan taksi konvensional mengalami kerugian dalam penghasilan.

Sementara itu salah satu koordinator aksi demo taksi konvensional, mengorasikan bahwa pihaknya telah bersabar selama ini dengan keberadaan taksi online yang tidak berbadan hukum.  Dan pihaknya sebelumnya telah meminta kejelasan terhadap regulasi yang mengatur taksi online ke balaikota Semarang, namun ranah tersebut adalah pihak dari pemerintah provinsi.

“Kami sudah terlalu lama bersabar dengan keberadaan taksi ‘online’ yang tak berbadan hukum. Dan kami sudah pernah meminta kejelasan kepada Walikota,  namun mereka mengatakan bahwa hal tersebut merupakan ranah pemerintah provinsi,” ungkap koordinator aksi pengemudi taksi.

Keberadaan taksi “online”, diakuinya, menyebabkan para pengemudi taksi dan angkutan konvensional lainnya mengalami kerugian karena banyaknya penumpang yang beralih moda transportasi.

“Kami meminta kejelasan nasib kami ke depan bagaimana? Beberapa kali sudah dilakukan pertemuan, tetapi tidak mencapai kata sepakat,” katanya.

Kedatangan mereka,  lanjutnya, untuk meminta kejelasan mengenai regulasi “online” yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. (AK/El)

Tulis Komentar Pertama