Home Lintas Jateng Aksi Tandingan, Ribuan Warga Rembang Dukung Ganjar Atas Izin Pembangunan Pabrik Semen

Aksi Tandingan, Ribuan Warga Rembang Dukung Ganjar Atas Izin Pembangunan Pabrik Semen

84
0
Ribuan warga dari berbagai desa sekitar pabrik, beserta karyawan pabrik Semen Indonesia, datangi kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (13/12/2016), untuk menyerahkan spanduk berisi 4.000 tanda tangan dukungan pembangunan pabrik Semen Indonesia.

SEMARANG, 13/12 (BeritaJateng.net) – Sebagai pendukung berdirinya pabrik Semen Indonesia di Rembang, ribuan warga dari berbagai desa sekitar pabrik, beserta karyawan pabrik Semen Indonesia, datangi kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (13/12/2016), untuk menyerahkan spanduk berisi 4.000 tanda tangan dukungan pembangunan pabrik Semen Indonesia.

Spanduk berisi tanda tangan dukungan tersebut, diserahkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang diwakili Asisten 1 Pemerintahan Jawa Tengah, Siswo Laksono.

Sambil membawa poster serta spanduk bertuliskan “kami turun ke jalan sebagai pendukung pabrik semen”, “ijinkan pabrik semen berdiri”, dan beberapa tuntutan warga lainnya, mereka berorasi sambil menyampaikan aspirasinya.

Menurut warga sekitar pabrik Semen Indonesia, kegiatan kali ini ¬†merupakan bentuk dukungan serta aspirasi kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. “Sebagai warga, kami ingin Rembang maju layaknya kota lainnya. Dengan ini, kami mendukung Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo yang mengijinkan Semen Indonesia meneruskan pembangunan pabriknya. Kami berharap, dengan adanya pabrik Semen ini, dapat mengetaskan kemiskinan melalui penyerapan tenaga kerja,” kata Wa’id, warga Desa Timbrangan, Rembang.

Ribuan warga dari berbagai desa sekitar pabrik, beserta karyawan pabrik Semen Indonesia, datangi kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (13/12/2016), untuk menyerahkan spanduk berisi 4.000 tanda tangan dukungan pembangunan pabrik Semen Indonesia.
Ribuan warga dari berbagai desa sekitar pabrik, beserta karyawan pabrik Semen Indonesia, datangi kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (13/12/2016), untuk menyerahkan spanduk berisi 4.000 tanda tangan dukungan pembangunan pabrik Semen Indonesia.

Meskipun pabrik Semen Indonesia di Rembang belum beroperasi, warga sekitar pabrik mengaku telah merasakan manfaatnya. “Kami telah rasakan manfaatnya, melalui program CSR, Semen Indonesia melakukan berbagai kegiatan seperti pelatihan usaha, perbaikan sarana umum, pembinaan UMKM, pengobatan gratis, pembangunan embung air, penyaluran beasiswa dan pemberian sembako,” lanjut Wa’id.

Hasil survei lapangan yang telah dilakukan Semen Indonesia, menurut kuasa Hukum Serikat Karyawan Semen Indonesia, Ahmad Mihdan menyatakan bahwa hanya sekitar 5% saja yang menolak pembangunan pabrik Semen Indonesia di Rembang. Mengenai isu lingkunhan yang dihembuskan pihak yang menolak, menurutnya pemerintah perlu melakukan audit lingkungan.

“Pasalnya, di lokasi pabrik Semen Indonesia, sudah ada 100 tambang warga lokal yang telah melakukan penambangan selama hampir 20 tahun. Tambang warga lokal tersebut lah yang dibuat isu oleh mereka, jika pabrik Semen yang akan merusak lingkungan. Memang perlu dilakukan audit lingkungan untuk pembuktian, agar warga tidak merasa resah dengan adanya isu yang dihembuskan,” jelasnya. (ED/EL)