Home Lintas Jateng AKN Kajen Latih Ibu PKK Buat Sabun

AKN Kajen Latih Ibu PKK Buat Sabun

335
0
AKN Kajen Latih Ibu PKK Buat Sabun
        KAJEN, 7/10 (BeritaJateng.net) – Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Akademi Komunitas Negeri (AKN) Kajen Kabupaten Pekalongan memberikan pelatihan cara membuat sabun bagi ibu-ibu PKK di Desa Bugangan Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan di balai desa setempat Sabtu (6/10).
        Salah Seorang Dosen Kimia AKN Kajen Futiyah Milatina mengatakan, pelatihan ini mengambil pembahasan teknologi produksi menggunakan lidahbuaya menjadi sabun sebagai upaya meningkatkan keterampilan bagi ibu-ibu PKK.
        “Dalam kegiatan ini para ibu-ibu dilatih bagaimana cara membuat sabun mandi batangan, sabun piring  dan juga detergen cair dengan menggunakan campuran aloevera,” kata Futiyah
        Menurutnya, pelatihan ini dibatasi hanya sejumlah 20 orang agar pelatihan yang diberikan focus, tepat sasaran dan bisa langsung dirasakan manfaatnya.
         “Untuk para ibu-ibu lain yang berminat memiliki kemampuan membuat sabun ini, dapat meminta bantuan peserta yang telah mahir mengikuti pelatihan ini untuk diajari. Proses pembuatannya sendiri sangat mudah dengan bahan-bahan gampang dicari dan biaya murah,” jelas dia.
        Adapun proses dalam pembuatan juga relatif cepat, untuk sabun batang sendiri bisa jadi dalam satu jam, dan untuk sabun cuci piring dan detergen cair bisa dibuat dalam beberapa menit. “Alat yang digunakan juga sederhana seperti mangkok, cetakan agar-agar dan sendok untuk pengaduk,” tuturnya.
         Dikatakan, dalam proses pembuatanya hanya memerlukan barang-barang yang tersedia di dapur sehingga memudahkan ibu-ibu dalam membuat karya.
        Pihaknya berharap selain dapat meningkatkan keterampilan anggota PKK juga dapat menjadi salah satu alternatif usaha bagi rumah tangga dan utamanya dapat menghemat pengeluaran karena dapat membuat aneka kebutuhan dengan biaya terjangkau.
        “Bisa juga dibuat souvenir pernikahan maupun dijual ke warung. Hasilnya aman dan teruji sesuai standar nasional. Jadi masyarakat tidak perlu lagi akan keamanan penggunaannya,” tandasnya. (ST/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here