Home Lintas Jateng Akhirnya, Warga Genting Gunung Kembali Teraliri Air Bersih

Akhirnya, Warga Genting Gunung Kembali Teraliri Air Bersih

image

Kendal, 9/6 (Beritajateng.net)-Akibat banjir bandang Sungai Terong di Desa Gentinggunung Kecamatan Sukorejo yang terjadi pada bulan April 2015 lalu, hingga menyebabkan pipa pralon saluran air bersih disepanjang sungai yang menghubungkan ke perkampungan warga hilang terbawa arus.

Kini sebanyak 700 Kepala Keluarga (KK) masyarakat setempat kembali dapat menikmati dan mengkonsumsi air bersih, usai dilakukan perbaikan dari dinas terkait Pemerintah Kabupaten Kendal.

Slamet Mahmudi (53) warga setempat mengaku, hampir selama satu hulan lebih masyarakat desa tidak dapat mengkonsumsi air bersih paska terjadinya bencana banjir bandang yang menerjang sungai terong pada April bulan lalu.

“Sejak saat itu, masyarakat untuk mendapatkan air bersih harus naik ke atas gunung mencari sumber air bersih sejauh 1,5 hingga 2 kilometer. Alkhamdulillah, kini setelah diperbaiki lagi, warga kembali dapat mengkonsumsi air bersih demi kebutuhan sehari-hari,” ucapnya kepada wartawan disela-sela peresmian jaringan sarana air bersih, Selasa (9/6).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, Drs. Paul Robinson Simamora mengatakan sebagaimana yang terjadi bulan April lalu, musibah banjir bandang Sungai Terong yang menyebabkan pipa pralon saluran air bersih warga porak poranda, sehingga menyebabkan tiga tandon air bersih dan pipa peralan banyak yang rusak.

Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Kendal berupaya melakukan penanggulangan darurat berupa perbaikan jaringan sarana air bersih, dan secara fisik saat ini perbaikan telah selesai yang menelan biaya Rp 197 juta dengan sistem lelang.

“Usai diresmikan ibu Bupati, kini masyarakat desa setempat sudah tidak sulit lagi dan sekarang warga dapat mengkonsumsi sarana air bersih itu kembali untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Bupati Widya Kandi Susanti dalam kunjungannya ke daerah itu, secara langsung meresmikan penggunaan jaringan sarana air bersih yang sebelumnya diawali dengan peninjauan pembangunan masjid oleh warga di Dusun Sendang Dawuhan, Selasa (9/6).

Widya mengatakan setelah dibangunnya jaringan sarana air bersih ini, masyarakat dapat merawat dan menjaga sebaik-baiknya agar tidak rusak. “Semoga masyarakat Genting Gunung  tidak akan kesulitan lagi untuk mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Lanjutnya, terkait dengan sarana dan fasilitas perbaikan infrastruktur terutama mengenai banyaknya jalan yang rusak, seperti yang dikeluhkan masyarakat. Widya berjanji untuk perbaikan jalan aspal di sepanjang Desa Genting Gunung akan disulkan melalui anggaran perubahan.

“Saya sudah sampaikan kepada masyarakat, terkait kondisi jalan rusak nanti akan diusulkan ke dalam anggaran perubahan agar dapat diperbaiki. Jika diperhatikan jalan disepanjang Desa Genting Gunung memang banyak yang rusak terutama aspal mengelupas, namun tatanan makadam kondisinya masih bagus,” pungkasnya. (BJ19)