Home Headline Ahli Taekwondo Dibekuk Polisi karena Bawa Sabu

Ahli Taekwondo Dibekuk Polisi karena Bawa Sabu

sabu-sabuok
Ilustrasi

Semarang,16/2, (beritajateng.net) – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng meringkus seorang ahli bela diri taekwondo bernama Edy Hari Arwando alias Andik (53) warga Dukuh Bercak RT 1 RW 3, Kelurahan Blondo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Ia ditangkap karena kedapatan membawa paket sabu-sabu dan ganja. Saat hendak ditangkap, tersangka melawan dan sempat memukul 2 penyidik dengan tangan kosong.

Direktur Resnarkoba Polda Jateng Kombes Pol N Simbolon mengatakan, penangkapan bermula ketika petugas melakukan penyelidikan terhadap tersangka diketahui residivis kasus yang sama.

“Dari hasil penyelidikan tersnagka petugas langsung melakukan penangkapan tersangka sempat melakukan perlawanan dengan memukul petugas dengan tangan kosong,”katanya.

Simbolon menambahkan, tersangka sempat tidak mengakui jika barang haram tersebut miliknya meski ditemukan di dalam kantong celana yang dia kenakan.

Dari tangan tersangka berhasil diamankan, barang bukti berupa kotak plastik tempat rokok berisi 2 paket sabu-sabu yang disimpan di kantong celananya, 1 paket klip plastik berisi ganja siap edar dan 2 paket sabu-sabu plastik klip kecil disembunyikan di celana jeans tersangka yang digantung di kamar.  Total sabu-sabu itu beratnya sekira 13 gram.

Barang bukti lainnya buah buku tabungan BCA, 1 ponsel Nokia tipe 2700 C warna putih hitam dan 1 ponsel Nokia tipe 112 warna hitam hijau.

Diketahui, tersangka ini merupakan residivis. Pada tahun 2010 silam, tersangka ditangkap kasus narkoba oleh Polresta Yogyakarta. Akhirnya dihukum 4 tahun 2 bulan penjara mendekam di Lapas Grasia Yogyakarta. Pada 2013 dia bebas mendapat PB (pembebasan bersyarat).

Penyidik menjeratnya dengan Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimalnya seumur hidup atau 20 tahun penjara.(Bj04)