Home News Update Agus Triyono Raih Doktor Lewat Disertasi ‘Sendiko Mas’

Agus Triyono Raih Doktor Lewat Disertasi ‘Sendiko Mas’

1307

Jakarta, 15/12 (BeritaJateng.net) – Agus Triyono, salah satu dosen di Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul “Sistem Komunikasi Pemerintah Desa di era Keterbukaan Informasi” di Usahid Jakarta (14/12).

Dalam paparannya Agus menilai bahwa ia prihatin atas kondisi desa selama ini karena banyak oknum perangkat desa yang tersandung korupsi karena dana desa. Dan hal itu membuat dirinya terusik untuk meneliti dari aspek komunikasi.

“Saya merasa risih dengan apa yang terjadi pada saat ini banyak oknum perangkat desa yang ditangkap pihak berwajib karena menyalahgunakan dana desa. Oleh karenanya saya harus berbuat sesuatu untuk memberi sumbangsih pada pihak-pihak terkait untuk memberi salah satu alternatif solusi mengurangi terjadinya korupsi,” tegas Agus.

Agus menjelaskan, model “Sendiko Mas” yang ditawarkan tersebut merupakan sebuah sistem komunikasi desa yang memiliki aspek inovatif dan kreatif  dengan menggerakan potensi sumber daya desa, dan potensi unggulan desa. Dalam model itu juga dijelaskan memiliki keterkaitan erat dengan penggunaan teknologi informasi dalam mewujudkan transparansi informasi. Model inilah nantinya akan ditawarkan Agus di Komisi Informasi Pusat dan Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi untuk diterapkan dalam transparansi informasi. Hal itu itu juga didasari rendahnya Petugas Pelaksana Informasi tingkat desa Desa (PPID) yang ia temukan masih banyak belum terbentuk. Sehingga membuat masyarakat merasa kurang mendapat tempat dalam mengetahui informasi desa dan mengontrol program-program desa.

Dihadapan 8 penguji diantaranya prof Dr.Ahmad Sihabudin,MSi, Prof Dr Sunarto MSi, Dr Mikhael Dua, Dr TitiWidaningsih, Dr Dewi Widowati,MSi, Dr Jamallulail,MSi,Dr Yohanes Sulistyadi,MM dan Dr Des Hanafi secara meyakinkan mampu menjawab semua pertanyaan yang diajukan penguji.

Agus merupakan lulusan doktor yang ke 57 di sekolah pascasarjana Sahid Jakarta, dan menjadi doktor ke 3 di kampus Udinus Semarang. Agus mampu menyelesaikan studinya dalam waktu 6 semester dan tepat waktu.

“Ini menjadi final dari perjalanan studi saya dalam meraih gelar akademik. Terima kasih banyak perhatian dan dukungan semua pihak atas prestasi ini. Semoga saya dapat mengemban amanah ini untuk berkontribusi besar dalam dunia pendidikan. Khususnya dalam ikut serta terlibat langsung membangun desa,” pungkas Agus.  (El)