Home News Update Ada Caisar YKS di USM

Ada Caisar YKS di USM

738

Seminar

Semarang, 30/9 (BeritaJateng.net) –
Himpunan Mahasiswa Jurusan Fakultas Ekonomi Universitas Semarang (USM) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk ‘Economic Culture, Young Creativepreneur’ di Auditorium Ir. Widjatmoko, Rabu (30/9) pagi.

Seminar yang mengundang mantan artis YKS sekaligus sosial entrepreneur, Caisar dan Saptuari Sugiharto sang entrepreneur tersebut menyedot animo sebanyak 350 lebih peserta.

Selain seminar, acara tersebut juga dimeriahkan dengan adanya 12 stand bazar dan 22 band di Semarang. Ada kiranya bermacam hand made, makanan dan baju yang terpajang di stand tersebut. Bandnya pun diisi oleh pelajar dan mahasiswa di sekitar Semarang.

Ketua Panitia, Isti Tantri Ratnawisesa menjelaskan kebanyakan bazar didominasi oleh orang luar, namun ada juga dari kalangan mahasiswa yang menjajakan makanan serta pakaian.

“Pelajar, mahasiswa dan peserta umum bebas membawakan band, maupun hasil usaha mereka,” tuturnya, di sela-sela berlangsungnya Seminar.

Sebagai provokator entrepreneur, dalam seminar tersebut Saptuari berbicara mengenai pengusaha muda, yang mana dia membagi pengalamannya selama muda dan menjadi wirausaha. Dia berhasil menjual kaos, makanan serta yang booming, yaitu kedai digital.

“Saya menjajakan produk di sosial media dan online. Saya juga sering dibayar saat menjajakan produk secara online. Ratusan ribu hingga jutaan rupiah masuk ke kantong dari usaha digital yang saya jalankan,” paparnya.

Pria asal Jogjakarta tersebut merintis usaha sejak masih duduk di bangku kuliah. Dan hasilnya, luar biasa.

Begitu pula dengan Caisar, sosial entrepreneur tersebut sukses dengan usaha bakso goyang caisarnya. Selain itu, dia juga merambah dunia kuliner dan yang sedang hits saat ini, kaos caisarnya.

Mereka berdua, para pengusaha muda yang sudah berpengalaman di bidangnya. Mereka hadir untuk menggerakkan mahasiswa sebagai pengusaha muda. Supaya bisa berwirausaha sejak dini sehingga mampu menstabilkan ekonomi. Berkontribusi membangun agar ekonomi tidak terpuruk.

Isti menambahkan, harapannya dengan adanya seminar nasional econimic culture bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya mahasiswa USM Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen.

“Harapannya, ilmu dari Pak Saptuari dan Pak Caisar bisa diserap dan dipraktikkan. Yang belum berwirausaha menjadi tergugah untuk mencontoh dan menginovasi. Yang sudah berwirausaha mampu melanjutkan dan bisa sukses dalam usahanya,” pungkasnya. (BJT01)

Advertisements