Home Headline 80 Guru SMK Ikuti Workshop Bedah Teknologi Motor Listrik

80 Guru SMK Ikuti Workshop Bedah Teknologi Motor Listrik

274
0
Peserta workshop bedah teknologi sepeda motor listrik. 
       Purwokerto, 29/3 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 80 guru produktif teknik dan bisnis sepeda motor  dari berbagai SMK se wilayah Eks-Karesidenan Banyumas, Rabu (28/3) mengikuti  workshop bedah teknologi motor listrik  Viar  Q1, di  SMK Wiworotomo, Purwokerto. Selanjutnya pada Kamis  (29/3), juga digelar kegiatan serupa dan di tempat yang sama,  diikuti 80  bengkel umum yang terpilih sebagai rekanan SMK Wiworotomo dan Muncul Group.
       Kegiatan workshop bedah teknologi sepeda motor listrik itu diselenggarakan oleh Viar dan Muncul Motor Purwokerto (Muncul Group), bekerja sama dengan SMK Wiworotomo Purwokerto.  Bertindak sebagai nara sumber dari PT Triangle Motorindo Jakarta, PT Triangle Motorindo Semarang, dan CV Muncul Group Kebumen.
       Viar atau Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) Viar adalah sebuah perusahaan otomotif asal Indonesia, berdiri  pada tahun 2000 di Jakarta, dan kini memiliki pabrik perakitan di Semarang. ATPM Viar,  seiring kemajuan teknologi, kini  memproduksi sepeda motor listrik sebagai salah satu solusi sepeda motor masa depan, untuk mengurangi polusi udara.
       Sedangkan Muncul Group yang berkantor pusat di Kebumen, adalah sebuah perusahaan yang bergerak di berbagai bidang usaha,salah satu diantaranya memasarkan produk  sepeda motor Viar di wilayah Barlingascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen).
        Kepala Divisi Marketing dan Penjualan Muncul Group, Santoso Budiawan yang didampingi Area Manager Muncul Motor untuk wilayah Eks Karesidenan  Banyumas, Hidayat  menyambut baik penyelenggaraan workshop ini.
        “Kami terbuka bagi semua SMK yang akan mengadakan workshop seperti ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap, generasi muda akan lebih familiar dengan teknologi masa depan motor listrik. Dan  pada akhirnya dapat membawa percepatan pada perubahan revolusi teknologi dari motor bertenaga fosil menjadi motor bertenaga listrik,  yang lebih ramah lingkungan, efisien serta lebih mudah dalam perawatan,” ujar Santoso Budiawan.
         Hidayat menambahkan,  pertumbuhan motor listrik di wilayah Eks Karesidenan Banyumas  cukup pesat.  Sekarang banyak kalangan , mulai dari instansi pemerintah dan swasta, ibu rumah tangga, pekerja, pelajar SMP hingga SMA  dan mahasiswa, banyak yang menggunakan sepeda motor listrik.
        “Untuk saat ini harga motor Viar Type Q1  dibandrol Rp 17.150.000 ,- on the road, sudah lengkap dengan STNK  dan BPKB .  Viar Type Q1 juga dilengkapi dengan garansi mesin selama satu tahun,” ujar Hidayat.
         Kepala SMK Wiworotomo Purwokerto, Drs Susilo ST  pada bagian lain mengajak kepada seluruh peserta workshop dan teknologi motor listrik Viar Q1 untuk belajar bersama mengenai teknologi masa depan kendaraan bermotor yang menggunakan energi terbarukan. SMK Wiworotomo sendiri sebagai SMK tertua di Eks Karesidenan Banyumas yang berdiri tahun 1958, berkomitmen untuk membeli Viar Q1.
         “Sepeda motor listrik itu  kami gunakan  sebagai model peraga untuk memperkenalkan motor listrik kepada anak didik di sekolah kami,” ujar Susilo. (yit/El)