Home Headline 703 Barang Tertinggal Di BRT Semarang Berhasil Dikembalikan Ke Pemiliknya

703 Barang Tertinggal Di BRT Semarang Berhasil Dikembalikan Ke Pemiliknya

594
0
703 Barang Tertinggal Di BRT Semarang Berhasil Dikembalikan Ke Pemiliknya

Semarang, 3/10 (BeritaJateng.net)  – Sebanyak 703 barang, tertinggal di BRT Trans Semarang selama tahun 2018. Baik di dalam bus maupun di Shelter. Tercatat  jumlah barang yang tertinggal pada bulan Januari 56 buah, Februari 53 buah, Maret 42 buah, April 70 buah, Mei 62 buah, Juni 99 buah, Juli 115 buah, Agustus 104 buah, September 102 buah.

Dari jumlah barang tersebut, diantaranya 69 HP, 43 dompet, 198 tas, 133 helm, dan 260 barang lain seperti KTM, Pakaian, Kunci kendaraan, makanan, dokumen, sepatu.

Selain barang yang tertinggal, selama 2018 petugas juga mencatat sebanyak 4 orang terpisah (dgn suami/istrinya) saat perjalanan didalam armada. Hal ini terjadi karena saat kondisi bus penuh, penumpang tersebut tertidur dalam bis dan saat bersamaan Istri/Suami telah turun di shelter Transit. Dengan kesigapan dan komunikasi antar petugas, penumpang tersebut kembali dapat dipertemukan dengan keluarganya.

Kepala Badan Layanan Umum UPTD Trans Semarang,  Ade Bhakti Ariawan menyampaikan telah memiliki SOP terkait barang-barang penumpang yang tertinggal di dalam bus atau dalam shelter.

“Petugas kami, baik yang berada di dalam bus maupun shelter jika menemukan barang tertinggal segera menginformasikan kepada Control Center Room (CC Room), selanjutnya dari CC Room akan diumumkan melalui HT dan seluruh radio rig armada,” jelas Ade.

Hal ini juga berlaku saat penumpang menginformasikan barang yang telah tertinggal. Informasi yang diterima petugas akan ditindaklanjuti untuk ditelusuri.

“Tidak semua barang yang tertinggal diambil oleh pemiliknya. Barang tertinggal seperti makanan biasanya tidak ada penumpang yang mencari. Berbeda dengan barang berharga seperti dompet, HP, Helm, tas, biasanya segera dilaporkan kepada petugas,” tuturnya.

Rata-rata pengguna jasa BRT Trans Semarang dalam sehari mencapai 31.000 orang. Pengguna jasa yang kian meningkat, seiring dengan kemudahan bertransaksi dalam pembayaran.

Saat ini untuk pembayaran selain dengan pembayaran tunai, pengguna jasa dapat menggunakan transaksi non tunai  dengan E-BRT, BRIZZI, Tapcash, Tcash, OVO, dan Go Pay. Promo Pembayaran dengan Go Pay hanya Rp. 9,- hingga 31 Oktober 2018 dan promo pembayaran dengan Tcash mendapat diskon 50% hingga akhir tahun.

Ade menyatakan, target penumpang Trans Semarang pada tahun 2018 sebanyak 12.847.536 orang penumpang, meliputi 7.030.816 penumpang umum dan 5.816.720 penumpang pelajar. Jika dirupiahkan total target pendapatan tahun 2018 adalah Rp.30.424.576.000,-. (El)