Home Ekbis 70 Persen Kebutuhan Susu Kita Masih Import

70 Persen Kebutuhan Susu Kita Masih Import

267

Susu

Semarang, 21/1 (BeritaJateng.net) Kebutuhan susu terutama untuk industri secara nasional belum bisa tercover dari peternak lokal. Sebanyak 70 persen masih diimport dari negara lain terutama Australia. 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah Whitono dalam Rapat Kerja dengan Komisi B DPRD Jawa Tengah, Rabu (21/1) mengemukakan, kemampuan peternak lokal hanya bisa mencukupi sebagian kecil kebutuhan susu nasional.

“Di Jawa Tengah saja setidaknya ada tiga perusahaan besar yang kebutuhannya belum bisa terpenuhi oleh peternak lokal. Ketiga perusahaan tersebut adalah Cimory, Nissin, dan Sogood food,” ungkap Whitono.

Disamping kemampuan peternak masih sangat terbatas dalam menghasilkan susu segar, kwalitas susu yang dihasilkan seringkali juga tidak sesuai dengan standarisasi yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Standarisasi tersebut antara lain seperti batas kandungan bakteri. Hal inilah yang sering menjadi hambatan peternak menjual susu di perusahaan tersebut.

Kwalitas susu yang dihasilkan, tambah Whitono, ditentukan oleh beberapa faktor seperti makanan , vitamin dan kesehatan sapi itu sendiri.

“Peternak sering kurang memperhatikan hal hal seperti ini sehingga kadar susu yang dihasilkan kurang bagus,” jelasnya. (BJ13)