Ormas-Ormas Islam di Kota Semarang Dukung Perppu No 2 Tahun 2017

SEMARANG, 7/8 (Beritajateng.net) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang bersama para tokoh ormas di Kota Semarang sepakat mendukung diterapkannya Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas.

Dukungan itu dilakukan setelah melakukan kajian dan dialog dengan tema “Perppu No 2 Tahun 2017 Tentang Ormas Antara Melanggar HAM dan Meredam Ormas Anti Pancasila” di Pondok Pesantren Al-Itqon Bugen Tlogosari Semarang, Minggu (6/8/17).

Ketua MUI Kota Semarang, Prof. Erfan Soebahar, menjelaskan bahwa Perppu tentang Ormas yang telah diterbitkan pemerintah merupakan alat untuk membendung ormas-ormas yang membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam dialog yang dihadiri tokoh agama Islam dari berbagai Ormas di Kota Semarang, hadir sebagai pembicara, Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidullah Shodaqoh, akademisi Muhyar Fanani, pakar hukum Dani Muhtada, Kesbangpol Kota Semarang, dan yang lainnya.

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh, dalam presentasinya menjelaskan bahwa warga NU sepenuhnya mendukung pemerintah dalam rangka menciptakan ketertiban dan ketentraman dalam berbangsa dan bernegara dalam satu wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Siapapun yang tidak setuju dengan Pancasila dan UUD dipersilahkan untuk angkat kaki dari negara ini. Melalui Perppu Nomor 2 Tahun 2017, pemerintah berniat untuk membersihkan ormas-ormas yang terindikasi anti Pancasila. Kami warga NU siap mengawal berlangsungnya Perppu ini sampai akhirnya disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi sebuah undang-undang yang sah,” paparnya.

Pengurus Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang, Suharno, juga sepakat bahwa Perppu tentang Ormas tersebut harus didukung. Menurutnya, pemerintah dalam hal ini sangat tepat menerbitkan Perppu tersebut mengingat banyak ormas atau kelompok yang berusaha merubah ideologi bangsa.

“Kami mewakili seluruh pemuda Muhammadiyah Semarang menyatakan sikap bahwa Pemuda Muhammadiyah sepakat dengan diterbitkannya Perppu No 2 Tahun 2017 tentang Ormas,” katanya.

(NK)

SHARE

Tulis Komentar Pertama

TINGGALKAN TANGGAPAN