Home Kesehatan 62 Anak Berkebutuhan Khusus Ikuti Kejuaraan  Atletik

62 Anak Berkebutuhan Khusus Ikuti Kejuaraan  Atletik

45
0
Anak berkebutuhan khusus  penderita tunanetra mengikuti lomba lari 100 meter yang digelar di Disporapar Kendal di Stadion Utama Kendal.
           KENDAL, 7/9 (BeritaJateng.net) — Sebanyak 62 anak berkebutuhan khusus (ABK) mengikuti Kejuaraan Para Atletik tingkat Kendal. Lomba yang digelar Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal bekerjasama dengan National Paralympic Commitee (NPC) Kendal memang dikhususkan bagi ABK di Sekolah Luar Biasa (SLB).
            Kategori jenis yang dilombakan diantaranya lari 100 meter, lompat jauh, tolak peluru, lempar cakram dan lempar lembing. Kejuaraan ini terbagi dua kategori, yaitu kategori usia dibawah 16 tahun dan diatas 17 tahun.
              “Kejuaraan bagi anak-anak berkebutuhan khusus  ini adalah yang pertama digelar di Kendal oleh Disporapar.  Kegiatan ini digelar sebagai seleksi atlet yang akan maju pada Kejuaraan Para Atletik tingkat Provinsi Jateng pada Oktober mendatang,” kata Kasi Kerjasama Kejuaraan Olahraga Diporapar Kendal, Zein Yukri Iswandari.
                 Lomba yakni untuk persiapan Porprov Jateng khusus ABK 2018. Tahun ini Pemkab Kendal baru bisa mengadakan kejuaraan ini, karena NPC Kendal baru dibentuk pada Maret 2017. Dikatakan, sebelum menggelar kejuaraan ini, terlebih dulu diadakan penataran tentang hal-hal yang terkait dengan olahraga bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang diisi oleh NPC Jateng dan NPC Pusat.
               Kepala SLB Surya Bangsa, Kuncoro mengatakan, adanya kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap prestasi anak-anak berkebutuhan khusus. Melalui kejuaraan ini, potensi anak-anak berkebutuhan khusus bisa digali. “Anak-anak ini juga bisa berprestasi yang bisa ditunjukkan melalui kegiatan seperti ini,” katanya.
              Sementara itu Ketua NPC Kendal, I Made Suastawa berharap agar pemerintah terus meningkatkan fasilitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Fasilitas umum, seperti stadion olahraga harus aman dan nyaman bagi anak-anak berkebutuhan khusus. “Semoga ke depan, pemerintah akan membenahi stadion ini supaya aman dan nyaman bagi anak,” harapnya.  (sty/el)