Home Headline 6 Perampok Sadis di Blora Dilumpuhkan dengan Timah Panas

6 Perampok Sadis di Blora Dilumpuhkan dengan Timah Panas

218

BLORA, 17/11 (BeritaJateng.net) – Enam pelaku perampokan di Blora, diringkus tim gabungan Sub Dit 3 Jatrantas Polda Jateng, Resmob Polres Blora, Sat Unit Reskrim Polsek Blora Kota Senin (16/11) kemarin.

Mereka dilumpuhkan dengan timah panas, karena mencoba melarikan diri. Satu pelaku ditangkap di Rembang dirumah istri sirinya, lima pelaku ditangkap dijalan Kuningan, Jawa Barat yang videonya sempat viral.

Kelimanya lalu diseret ke Mapolresta Blora untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pada Selasa (17/11) sore.

Barang bukti berupa tiga buah mobil dan senjata tajam untuk mengancam korban, juga diamankan di Polres Rembang

Kapolres Blora, AKBP Ferry Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Setiyawan mengatakan lima orang pelaku adalah merupakan residivis dalm kasus yang sama.

“Tim gabungan kami berhasil meringkus 6 pelaku pencurian dengan kekerasan, di Dukuh Dukuhan, Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Blora Kota pada Senin (16/11) kemarin,” ucap AKP Setiyanto saat press Rilis (Selasa, 17/11/2020).

Satu orang ditangkap di Rembang bernama R (36) warga Banyumas. dan lima lagi diamankan di Kuningan Jawa Barat, beserta dua buah Mobil yang digunakan sebagai sarana, lanjutnya.

Kelima orang itu adalah RA (23) warga Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati,
M (30) warga Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan Jatim, WH (30)
warga Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan Jatim, KA (30) warga Pasuruan Jatim, dan S (37) warga kabupaten Rembang.

Sebelumya Empat orang perampok sadis masuk ke dalam rumah Sagiyo (55) Dukuh Dukuhan, Kelurahan Sonorejo pada Jumat (14/11) lalu, melompati pagar dan yang uda orang lagi berjaga didalam mobil.

Sagiyo sempat melawan, namun malah dipukuli perampok hingga masuk rumah sakit. Sedangkan istrinya Watini (50) dan anak laki lakinya, di sekap ditelanjangi, diikat pakai seprei dan tali Pramuka sambil diancam dengan golok dan kapak.

Kemudian pelaku kabur sambil membawa perhiasan dan uang tunai. Kerugian diperkirakan Rp. 57.000.000. Belakangan ini diketahui Sagiyo dan Watini selain juragan kos kosan, juga seorang Renternir.

“Tersangka dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara,” pungkas Kasat Reskrim Polres Blora. (Her/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen − twelve =