Home Headline 40 Warga Metasih Terserang DBD

40 Warga Metasih Terserang DBD

417
Lurah Metasih (kanan)
Lurah Metasih (kanan)
Lurah Metasih Adrianto (kanan)

Karanganyar,15/1 (Beritajateng.net) – Musim penghujan penyakit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai menyerang beberapa  warga di Kecamatan Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah.

Kepala Desa Matesih Andrianto mengaku dirinya belum mengetahui jumlah pasti warganya yang terkena wabah DBD. Namun berdasarkan informasi ada sekitar 40 orang yang sudah terkena DBD sejak awal  musim penghujan.

“Pastinya selain warganya yang terkena wabah DBD, dirinya dan seluruh keluargannya pun terkena wabah DBD. Bahkan anak saya yang paling bungsu, sampai saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit swasta di Kota Solo,” jelasnya di Karanganyar Jawa Tengah Kamis (15/1/2015) .

Lambatnya fogging yang dilakukan Dinas Kesehatan setempat membuat jumlah warga yang terkena DBD semakin bertambah.

“Padahal saat wabah menyerang saya sudah meminta untuk dilakukan fooging ke Dinas Kesehatan. Karena tak ada surat dari pihak Puskesmas yang menyatakan jika  warga yang berobat ke Puskesmas tersebut positif terkena DBD, membuat pihak Dinas Kesehatan tak segera melakukan fogging,” jelasnya.

Andrianto juga mengaku setelah  istrinya terkena DBD dan dibuktikan dengan hasil laborat dari pihak Rumah sakit Solo yang menyatakan bila penyakit yang diderita istrinya karena DBD, pihak Dinas Kesehatan baru melakukan Fogging.

Sebab itu mulai saat ini penyuluhan  penyuluhan pemberantasan wabah Demam Berdarah semakin ditingkatkan dan sebagai bentuk antisipasi maka pihak kelurahan membeli alat fogging secara mandiri.

“Lumayan mahal juga harganya sekitar Rp 450 ribu. Yang penting tidak bisa digunakan jika keadaan darurat tapa harus menunggu pihak Dinkes turun tangan. Begitu ada warga yang terkena DBD, langsung kita fogging sendiri pakai alat yang kita beli,” terangnya lagi.

Sedangkan dari Dinas Kesehatan sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan adanya wabah DBD di  Kecamatan Matesih Karanganyar.(BJ24)