Home Ekbis 40 Personil Kamtib Antisipasi Pasar Tumpah Semarang Selama Libur Lebaran

40 Personil Kamtib Antisipasi Pasar Tumpah Semarang Selama Libur Lebaran

186
0
Suasana di Jalan Wonodri Baru yang digunakan untuk relokasi pedagang Pasar Wonodri.
      Semarang, 17/6 (BeritaJateng.net) – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto menegaskan untuk mengantisipasi beberapa pasar tumpah di Kota Semarang, pihaknya menerjunkan sebanyak 40 personil untuk mengamankan pasar sebanyak 52 pasar di Kota Semarang,  terutama beberapa pasar tumpah selama libur lebaran.
        “Kami ada 40 personil yang setiap Rabu kami bagi, lima orang- lima orang, sehari cukup dua shift karena hanya pengamanan pagi. Kan pedagang kami tumpah saat pagi hari sampai jam 9 pagi. Toko nggak ada masalah karena mereka ada security sendiri, jadi tanggungjawab kami hanya di Pasar Tradisional,” ujarnya.
       Pengamanan pasar tumpah ini, menurut Fajar dilakukan terutama bagi pasar tradisional yang mempunyai potensi sangat tinggi untuk mengganggu kelancaran arus lalu lintas di beberapa jalan utama dan jalan protokoler Kota Semarang.  Ada beberapa potensi pasar tumpah yang akan terjadi diantaranya di Pasar Karangayu, Pasar Mangkang, Pasar Genuk dan Pasar Mrican.
        “Titik-titiknya pasar tumpah itu ada di Pasar Karangayu, di Mangkang, di Genuk, Mrican sudah nggak cuman ada tiga pasar ini. Cuman mereka sudah tertib,” ujarnya.
      Fajar menjelaskan, proses pengamanan dari kamtib Dinas Perdagangan ini akan berlangsung mulai H-3 Lebaran kemarin, hingga H+3 Lebaran besok.
       “Jadi kami punya petugas Kamtib yang sudah kami jadwalkan piket. Jadi mulai sebelum lebaran H-3 sampai H+3 mereka mulai piket berjaga kami jadwalkan termasuk pasar-pasar tumpah,” jelasnya.
        Fajar menambahkan, selain menerjunkan 40 pasar tumpah, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Pasar di 52 pasar untuk selalu memberikan peringatan kepada para pedagang supaya tidak menggelar daganganya selama libur lebaran di jalanan.
“Pasar-pasar sudah kami perintahkan untuk kepala pasar untuk selalu melarang pasar tumpah. Toh apabila mremo silahkan mereka itu H+Lebaran,” pungkasnya.(El)