Home Hukum dan Kriminal Inspektorat Temukan Suap Penerimaan PTT di RSUD Kendal

Inspektorat Temukan Suap Penerimaan PTT di RSUD Kendal

Kendal, 10/2 (BeritaJateng.net) – Setelah sekian lama proses pemeriksaan yang dilakukan pihak Inspektorat Kendal atas dugaan adanya suap dalam penerimaan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Non PNS di RSUD Kendal Tahun 2015. Kini hasil pemeriksaannya telah ditemukan ada suap dalam proses penerimaan PTT tersebut, namun diduga pelakunya baik yang menyuap maupun yang disuap bukan berstatus Pegawai Negeri Sipil.

Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala Inspektorat Kendal, Ali Yusup yang menbenarkan ada temuan suap dalam kasus ini.

“Ya ada temuan suap dalam penerimaan PTT RSUD Kendal, tapi para pelakunya bukan PNS,” jelasnya .

Ditegaskannya, temuan ini bukan kewenangannya, karena para pelaku bukan Pegawai Negeri Sipil. “Pelakunya bukan PNS sebagaimana diatur PP 53 , itu bukan kewenangannya tapi bisa ditangani pihak aparat penegak hukum,” imbuhnya.

Menanggapi kasus ini, Ketua Laskar Anti Korupsi (LAKI) Jateng, Nur Khamid terus mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus ini ke akar-akarnya dan menangkap para sekongkolnya yang diduga para oknum Pegawai RSUD Kendal.

“Saya akan minta inspektorat hasil temuannya, dan akan melaporkannya ke Polisi,” tegasnya.

Karena menurut Khamid, tidak mungkin suap ini hanya dilakukan pihak swasta, bisa dipastikan oknum PNS lainnya juga ikut bermain dan terlibat didalamnya.

“Diduga ada persekongkolan jahat didalamnya dengan oknum pemegang kebijakan, itu termasuk korupsi sesuai UU 20 Tahun 2001 tentang Tipikor,” imbuhnya.

Ditempat terpisah Wakil Direktur RSUD Kendal, Kurdi sebelumnya pernah menjelaskan, jika proses penerimaan PTT di RSUD Kendal dijalankannya sesuai prosedural dan transparan. Namun diakuinya, jika penyelenggaraannya dilakukan secara mandiri dengan melibatkan instansi lainnya di Pemerintahan Kabupaten Kendal.

“Kami melaksanakannya sesuai prosedur dan transparan dengan bantuan BKD Mas,” terangnya.

Dalam pantauan beritajateng.net  kasus dugaan suap PTT RSUD Kendal ini mencuat  tiga bulan lalu dan telah dilakukan pemeriksaan hampir 20 an orang yang terduga suap oleh pihak Inspektorat Kendal. Namun Tim Inspektorat hanya menemukan pelakunya yang berstatus bukan PNS yang diluar kewenangannya, padahal ada sejumlah 64 orang PTT yang diangkat di RSUD Kendal. Dari kabar yang beredar, masing-masing PTT yang ingin menjadi pegawai bisa membayar mininal Rp. 25 juta, maka total dana suap yang terkumpul bisa mencapai Rp 1,2 Milyar. (Bj)