Home Nasional Pemulangan Eks Gafatar : Pengawalan Ketat Oleh TNI AL dan POLRI

Pemulangan Eks Gafatar : Pengawalan Ketat Oleh TNI AL dan POLRI

Semarang, 25/1 (BeritaJateng.net) – Kepulangan ratusan eks ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dari Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat menuju dermaga Pelabuhan Tanjung Mas Semarang pagi tadi dikawal ketat oleh aparat keamanan baik TNI AL maupun Polri.

Setibanya di dermaga, satu persatu keluarga eks Gafatar didata, sebelum kemudian dipersilahkan turun dari atas kapal menuju posko khusus sementara. Barikade atau pagar betis dari anggota Polisi dan TNI disiagakan di lokasi. Saking ketat dan rapatnya pengawalan dari petugas, membuat sejumlah wartawan kesulitan untuk mengambil gambar.

Perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 40 jam dari Kalbar ke Semarang, membuat sebagian besar anggota eks Gafatar terlihat kelelahan. Pantauan BeritaJateng.net, banyak diantara mereka yang masih anak-anak dan remaja. Bahkan, tak sedikit yang mengeluh sakit begitu memasuki tempat peristirahatan sementara.

Petugas dari Dinkes pun disiapkan untuk menindaklanjuti hal tersebut. Selain itu, untuk meminimalisasi penularan penyakit, petugas dari PMI membagikan masker kepada para awak media yang meliput. Hingga saat ini, evakuasi ratusan eks ormas Gafatar masih berlangsung di dermaga Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

Sementara itu, KRI Gili Manuk 531 yang digunakan untuk mengangkut anggota eks Gafatar dari Kalimantan Barat menuju Tanjung Mas Semarang, dikatakan Danlanal (Komandan Pangkalan TNI AL) Semarang, Kolonel Laut (P) Elka Setyawan, didatangkan langsung dari Jakarta.

“KRI ini didatangkan dari Jakarta yang ditugaskan langsung oleh Pimpinan TNI Angkatan Laut untuk lakukan evakuasi terhadap eks organisasi Gafatar,” terangnya kepada sejumlah wartawan, saat ikut langsung melakukan pengamanan di Tanjung Mas Semarang, Selasa (25/1) pagi. (Bjt02)