Home Headline 35 DPC PDI Perjuangan Jateng Sepakat Bambang Pacul Pimpin DPD Lagi

35 DPC PDI Perjuangan Jateng Sepakat Bambang Pacul Pimpin DPD Lagi

425

SEMARANG, 22/6 (Beritajateng.net) – Pengurus DPC PDI Perjuangan se Jateng sepakat usulkan Bambang Pacul kembali memimpin DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah dalam Konfrensi Daerah (Konferda) yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang. Usulan tersebut muncul dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dilaksanakan pada hari ini Sabtu (22/6) di Sekretariat DPD, panti Marhen Jl. Brigjend Sudiyarto Semarang.

Ketua DPP PDI Perjuangan Prof Hendrawan Supratikno yang memimpin Rakerda mengatakan, dukungan DPC DPC tersebut bulat dan tidak ada satupun yang mengusulkan nama lain selain Bambang Pacul.

“Semua bulat mengusulkan mas Pacul pimpin DPD Jateng lagi,” ungkapnya usai memimpin Rakerda.

Hendrawan menjelaskan, para pimpinan DPC rata rata beralasan bahwa Bambang Pacul selama memimpin DPD Jateng berhasil menjadikan PDI Perjuangan Jateng sebagai partai yang disegani dan menang dengan perolehan suara yang fantastis.

“Prestasi DPD Jateng dibawah mas Pacul luar biasa,” katanya.

Selain usulan agar Bambang Pacul memimpin DPD Jateng kedua kalinya, tambah Hendrawan, peserta Rakerda juga bulat mengusulkan agar Ibu Megawati Sukarnoputri kembali memimpin PDI Perjuangan.

“DPC DPC juga aklamasi usulkan Bu Mega lagi di Kongres 8 Agustus nanti,” tambahnya.

Hendrawan menampik anggapan bahwa dengan diusulkannya Mega untuk kembali memimpin PDI Perjuangan menandakan proses regenerasi di tubuh partai Banteng Moncong Putih ini tidak berjalan. Menurut dia, regenerasi tidak harus diwujudkan dengan mengganti ketua umum.

“Bisa saja kader penerusnya ditempatkan di kepengurusan. Mungkin sebagai wakil ketua atau bahkan ketua harian. Semua itu wewenang bu Ketum,” bebernya.

Usulan usulan DPC se Jateng yang mengemuka dalam Rakerda tersebut akan dilaporkan ke DPP yang nantinya akan digodok di Kongres Bali 8 Agustus mendatang.

“Akan saya laporkan ke DPP semua aspirasi yang muncul di Rakerda hari ini. Nanti dibahas di Kongres,” pungkasnya.

(NK)