Home News Update Komplotan Pembobol ATM dengan Tusuk Gigi di Bekuk Polisi

Komplotan Pembobol ATM dengan Tusuk Gigi di Bekuk Polisi

Semarang, 26/11 (BeritaJateng.net) – Para pelaku pengganjal mesin ATM dengan modus menggunakan tusuk gigi yang kerap beraksi di sejumlah wilayah Kota Semarang ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang.

Beberapa pelaku yang berhasil diringkus oleh polisi diantaranya inisial AS (47), KV (37) keduanya warga Serang, RN (38) dan MWN (40) warga Lampung, serta ND (31) warga Semarang.

Salah satu diantaranya terpaksa ditembak kakinya dengan timah panas, karena berusaha melarikan diri saat diminta petugas untuk menunjukkan barang bukti.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin menyatakan dalam kurun waktu setahun atau selama tahun 2015, tercatat sebanyak 15 TKP yang berbeda para pelaku ini melakukan aksi tindak kejahatan.

“Total kerugian dari seluruh korban mencapai Rp. 200 Juta,” kata Burhanudin di Mapolrestabes Semarang, Kamis (26/11).

Setelah dilakukan pengembangan dan penyelidikan, Tim Resmob Polrestabes Semarang kembali menangkap dua pelaku lain yakni inisial AS dan NK.

Penangkapan pelaku bermula dari laporan seorang wanita bernama Siti Munfaati yang merupakan korban dari aksi pelaku saat hendak mengambil uang di sebuah ATM Mandiri yang terletak di Jalan Fatmawati Kedungmundu Semarang.

Saat itu, salah satu pelaku memasukan sebuah tusuk gigi di ATM tersebut. Pelaku kemudian keluar dari ATM, sembari menunggu datangnya korban. Pada saat korban datang dan memasukan kartu ATM, pelaku berpura-pura menolong korban dengan mengatakan mesin tersebut sedang macet.

Selanjutnya, tanpa sepengetahuan korban, kartu ATM miliknya ditukar dengan kartu ATM milik pelaku yang sama persis wujudnya. Disaat yang hampir bersamaan, pelaku lain mempunyai peran untuk menuntun korban dengan memasukan pin. Pada saat itulah, pelaku mencatat atau menghafal pin kepunyaan korban.

Setelah mengetahui pin tersebut, pelaku bersama-sama menguras ATM milik korban di tempat lain. Sementara korban tak sadar bahwa kartu ATM yang dipegang merupakan kartu ATM yang bukan miliknya.

Dihadapan petugas, MWN alias Cebol mengaku memiliki banyak kartu ATM dari berbagai jenis, yang nantinya akan digunakan untuk menukar kartu ATM calon korban.

“Saya dapat itu semua dari tukang copet, kerjasama dengan mereka,” akunya.

Kapolrestabes menambahkan akan terus dalami kasus ini, terutama  keterlibatan pelaku lain yang belum terungkap.

“Para pelaku kita amankan di Mapolrestabes Semarang bersama barang buktinya, diantaranya sebuah mobil Toyota Avanza Warna Putih yang digunakan para pelaku, beberapa kartu ATM, buku tabungan dan barang bukti lainnya,” pungkas Burhanudin. (Bjt02)