Home Headline Soal Pelindo, Gubernur Akui Belum ada Pengajuan Ijin

Soal Pelindo, Gubernur Akui Belum ada Pengajuan Ijin

Semarang, 25/11 (BeritaJateng.net) – Forum Komunikasi Asosiasi Maritim (FKAM) Semarang mendukung tindakan yang dilakukan KSOP Tanjung Mas Semarang yang telah menghentikan bongkar muat ilegal PT Pelindo III Semarang (19/11) lalu.

Hal ini diungkapan Pengurus FKAM Semarang, Romulo Simangunsong, Rabu (25/11). Menurutnya, ia sangat mengapresiasi upaya penertiban bongkar muat ilegal yang dilakukan KSOP Semarang

“Ya semua asosiasi sepakat mendukung penuh tindakan KSOP yang telah menghentikan bongkar muat ilegal Pelindo,” tuturnya.

Hal tersebut perlu ditegakkan KSOP, karena Pelindo III telah melakukan pelanggaran peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Perizinan Pelindo telah melanggar Permenhub No 60 Tahun 2014, dan kegiatan itu harus dilaporkan Polisi,” imbuhnya.

Sementara itu Pengacara FKAM Semarang, Rizal saat ini sedang mengkaji peraturannya yang dalam waktu dekat akan melaporkan tindakan bongkar muat ilegal ke polisi.

“Saya akan laporkan tindakan pidana pasal 290 undang-undang pelayaran,” tegasnya.

Sementara itu Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat disinggung mengenai perijini Pelindo, pihaknya mengatakan belum menerima pengajuan perizinan Pelindo III untuk Bongkar Muat di pelabuhan.

“Saya cek belum ada pengajuan perizinannya,” tuturnya.

Ditempat terpisah, GM Pelindo III Tanjung Mas, Tri Suhardi saat dikonfirmasi terkait adanya dukungan para Asosiasi pelabuhan atas tindakan KSOP semarang, justru Tri mendukung penertiban yang dilakukan KSOP semarang, namun dalam hal ini Pelindo masih harus dikonsultasikan ke Menteri Perhubungan, karena Ini menyangkut penugasan Negara untuk melayani publik.

“Pelindo khan dibentuk melalui peraturan pemerintah, sedangkan fasilitas kami dioperasikan pihak lainnya,” ungkapnya. (BJ)