Home Headline 34 Warga Dusun Jemblung Masih Dinyatakan Hilang

34 Warga Dusun Jemblung Masih Dinyatakan Hilang


Banjarnegara, 19/12 (Beritajateng.net) – Tim SAR gabungan siang ini, Jumat (19/12) kembali menemukan 7 korban tanah longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara. Pencarian dihentikan sementara untuk menjalankan ibadah Shalat Jumat. Sehingga total korban tewas yang telah temukan hingga hari ini, pukul 12.00 berjumlah 93 korban.
Kepala Kantor SAR Semarang Agus Haryono menyebutkan 7 korban tersebut adalah Mursinem (60), Sukardi (90), Indri Maysaroh (8), Karini (7) dan masih ada 3 korban lagi yang jasadnya belum teridentifikasi. Menurut Agus, pencarian masih dilakukan dengan menggunakan peralatan manual.
“Hari sebelumnya, kami mengerahkan anjing pelacak dan berhasil mendeteksi beberapa tempat yang dicurigai terdapat jasad korban longsor,” ujarnya.
Hari ini, lanjut Agus, titik yang kemarin sudah ditandai akan dilakukan pencarian secara manual.Disamping itu, hari ini Tim SAR gabungan juga melakukan evakuasi korban yang tercepit balok beton. Jasad korban terkubur dalam kedamalan satu meter. Kaki korban tertimpa beton, sehingga tim SAR harus bekerja keras menyingkirkan beton tersebut terlebih dahulu, supaya jasad korban tertap mudah untuk diidentifikasi.
Rencananya, pencarian di sektor 1 atau bawah, juga akan dilakukan dengan menggunakan alat berat. Namun, menurut Agus, pihaknya akan meminta kepada pihak perhutani beberapa batang pohon untuk dijadikan alas alat berat tersebut. Jika tidak, maka alat berat tidak bisa masuk.
Padahal, menurut warga Jemblung, masih banyak warga yang kemungkinan masih tertimbun di daerah tersebut. Berdasarkan perhitungan warga, masih ada sekitar 34 warga Dusun Jemblung yang masih tertimbun longsor. (ris/pj)

Advertisements