Home Hukum dan Kriminal 25 M Dana KSP Intidana Di Block, Bank Mandiri Di Demo

25 M Dana KSP Intidana Di Block, Bank Mandiri Di Demo

1800
Ratusan karyawan KSP Intidana menggelar aksi demo meminta Bank Mandiri mencairkan dana Rp 25 miliar yang di block lantaran kasus dualisme management.

Semarang, 29/3 (BeritaJateng.net) – Ratusan karyawan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana menggelar aksi demo di gedung Bank Mandiri Jalan Pemuda Semarang dengan harapan agar dana KSP Intidana yang di block Bank Mandiri sebesar Rp. 25 miliar segera dicairkan.

Aksi demo tersebut dilakukan lantaran kas KSP Intidana sebesar Rp. 25 miliar telah ditahan Bank Mandiri pasca terkuaknya kasus dualisme management yang sudah diputuskan oleh pengadilan.

“Kami mempertanyakan sikap Bank Mandiri yang tidak mau mencairkan dana atas nama KSP Intidana, meski dengan mengatasnamakan perseorangan, yakni Handoko yang merupakan Ketua lama KSP Intidana. Namun sebagai koperasi, rapat anggota menjadi pemegang kekuasaan tertinggi. Rapat Anggota Tahunan (RAT) tersebut sudah dilaksanakan pada 27 Februari kemarin,” terang Ketua Pengurus KSP Intidana Baru, Budiman Gandi Suparman.

Selanjutnya, pihaknya yang merupakan pengurus sah KSP Intidana sesuai Undang-undang Perkoperasian dan AD/ART KSP Intidana yang telah dibentuk pada rapat anggota luar biasa bersama rapat anggota khusus pada 1 November 2015 dan dilanjutkan dengan RAT 27 Februari 2016, bahwa kepengurusan baru berhak atas dana tersebut.

“Padahal setiap bulannya membutuhkan Rp. 3 miliar untuk dana operasional gaji karyawan hingga biaya operational di 33 kantor cabang yang tersebar di pulau Jawa. Jika Bank Mandiri tidak mencairkan dana tersebut, berarti mereka menginginkan KSP Intidana pailit (bangkrut,Red.),” ucapnya.

Pihak KSP Intidana mempertanyakan, bagaimana ada pihak-pihak luar koperasi yang ikut campur dalam urusan rumah tangga koperasi, dan berusaha menentukan langkah koperasi. “Pembukaan blokir rekening KSP Intidana ini juga sesuai dengan hasil dari Rapat Anggota Tahunan,” tambahnya.(BJ06)