Home Hukum dan Kriminal Polisi Kerja Sama PPATK Telusuri Hilangnya Dana Pemkot Rp22,7 Miliar 

Polisi Kerja Sama PPATK Telusuri Hilangnya Dana Pemkot Rp22,7 Miliar 

image

Semarang, 2/6 (Beritajateng.net)-Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polrestabes Semarang bersama dengan pihak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) akan segera menelusuri hilangnya kasda Pemkot Kota Semarang senilai Rp22,7 miliar. Hal itu dilakukan agar mengetahui dari mana aliran dana tersebut mengalir. Sebab ada dugaan uang tersebut telah menjadi bancaan ke sejumlah pejabat Pemkot Semarang sejak tahun 2007 hingga 2014.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin mengatakan pihaknya tetap akan terus menindak lanjuti kasus ini dengan melibatkan PPATK. “Tentunya kami juga melibatkan PPATK untuk mengetahui ke mana saja aliran dana digunakan oleh tersangka DAK,” katanya, Selasa (2/6). 

Burhanudin menambahkan dengan dilakukan kerjasama dengan pejabat terkait, supaya menemukan titik terang dalam menangani kasus korupsi.”Kita ketahui kerugian negara dulu, sambil menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jateng,” jelasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Polrestabes Semarang juga telah menyita uang Rp 514 juta dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Semarang. Uang yang tidak diakui tersebut disita dari tiga rekening atas nama Wali Kota Cq Kas Umum Daerah Pemkot Semarang. 

Selain tiga rekening petugas juga menyita satu buah laptop merk HP warna silver, dan satu buah stempel bank BTPN Cabang Semarang. Alat bukti tersebut diduga untuk membuat dokumen palsu.(BJ04)

1 COMMENT

  1. masarakat kota Semarang ingin tahu secara terang benderang, krna kota Semarang terus menenerus dilanda kasus KORUPI dri thn-ke tthn di antaranya kasus SPA, APBD, Kolam Retensi Muktiharjo mangkrak, KASDA, semua ini adalah bukti bahwa ‘pemkot’ semarang sabagai sarang “tikus” suka dana segar. kami sangat mendukung untuk terbongkarnya semua ini, smoga para pihak yang bertugas diberi kekuatan dan kejujuran tuk bisa menyelesaikannya.

Comments are closed.