Home Kesehatan 2018 Targetkan Kendal Bebas BAB Sembarangan

2018 Targetkan Kendal Bebas BAB Sembarangan

91
0
Bupati Kendal Mirna Annisa saat meresmikan Pembangunan MCK umum di Desa Caruban, Kecamatan Ringinarum. 
        KENDAL, 30/9 (BeritaJateng.net) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menargetkan 2018 bebas dari buang air besar (BAB) sembarangan. Saat ini tengah dilakukan percepatan pembangunan sarana mandi cuci kakus (MCK) Mandiri di tiap desa.
         Salah satunya dengan menggandeng perusahaan-perusahaan untuk menyalurkan dana sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibilty (CSR) untuk pembangunan MCK. Yang sudah sudah terelalisasi adalah dengan PT Toto Tentrem Santoso dengan membangunkan lima unit MCK di Desa Caruban Kecamatan Ringinarum.
          Direktur PT Toto Tentrem Santoso, Subhan mengatakan selain Desa Caruban, pihaknya siap membangunkan sarana MCK umum bagi 286 desa dan kelurahan di Kendal.  Dengan pembangunan 5-6 unit perdesa. “Kami sudah siapkan 1430 MCK, tinggal desa menyiapkan lahannya dan kami siap membangunnya,” katanya.
         Jumlah tersebut menurutnya masih bisa bertambah, karena pemangunan MCK mandiri akan disesuaikan dengan jumlah penduduk dan luasan daerah. “Karena ada beberapa desa ataupun kelurahan yang sudah bebas dari buang air besar sembarangan,” imbuhnya.
          Bupati Kendal, Mirna Annisa mengatakan selain dana CSR ini pihaknya juga memberikan kredit tanpa agunan dengan cicilan rendah dari BPR BKK bagi masyarakat  untuk membangun MCK. “Kami sudah menggandeng beberapa pengembang dan perusahaan untuk membangunan MCK,” katanya disela peletakan batu pertama pembangunan MCK Mandiri di Desa Caruban.
           Dikatakannya, dari 58 ribu Kepala Keluarga (KK) di Kendal yang belum memiliki MCK, hingga tahun ini sudah terselesaikan 17 ribu KK. Hingga akhir tahun ini pihaknya masih memiliki target bisa ditambah 1.300 MCK. “Masih ada kekuranan 41 ribu KK, harapan kami bisa terselesaikan dengan pembangunan MCK umum di setiap desa,” tandasnya.
          Pihaknya berharap, dengan dimulainya PT Toto Tentrem Santoso, kedepan akan muncul perusahaan pengembang lain yang memiliki kesadaran untuk membangunkan sarana MCK. Sebab program MCK ini merupakan program pemerintah pusat dalam rangka peningkatan kesahatan.
           Bahkan tahun ini untuk program bebas uang air besar sembarangan, peringkat Kendal meningkat. Dari sebelumnya berada di posisi 21 dari 33 kabupaten kota di Jateng. “Hingga pertengahan semester tahun ini Kendal sudah berada di posisi 19. Harapannya hingga akhir tahun bisa terus peringkat,” jelasnya.
         Ia berharap dengan dibangunnya MCK, masyarakat bisa menjaga kebersihan. Sehingga tidak kedepan masyarakat bisa sehat karena tidak ada lagi virus dan bakteri berbahaya yang ditimbulkan dari buang air besar sembarangan. (sty/El)