Home Lintas Jateng 1841 Pelanggaran Lalin di Pemalang Selama Operasi Comal 2

1841 Pelanggaran Lalin di Pemalang Selama Operasi Comal 2

image
Ilustrasi

Semarang, 26/11 (Beritajateng.net) – Pelanggaran lalu lintas di wilayah Pemalang diketahui meningkat signifikan selama dilakukan Operasi mandiri Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah dengan sandi Operasi Comal 2 Candi 2014. Selama operasi dilakukan, terdapat 1077 tilang atau bukti pelanggaran dan 764 teguran. Sehingga total sebanyak 1841 pelanggaran lalu lintas.

Operasi tersebut sudah dilaksanakan selama 15 hari, yakni mulai 10 November hingga 24 November lalu. Jumlah itu tergolong naik signifikan, sebab sebelum dilakukan operasi tilang yang ada berjumlah 809 dan teguran 542. Dengan total pelanggaran 1351.

Terkait operasi tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol A. Liliek Darmanto mengatakan hal itu dilakukan untuk kelancaran arus lalu lintas. “Terutama menghindari kemacetan dan antrian kendaraan selama perbaikan Jembatan Comal di Kabupaten Pemalang. Dan telah dilaksanakan Operasi Comal Candi I dan 2. Ini sengaja digelar karena selama perbaikan, jembatan itu yang difungsikan hanya satu jalur,”ujarnya, Rabu (26/11).

Ia mengatakan khusus di wilayah Pemalang, selama dilakukan operasi tidak ada kemacetan panjang. Antrian kendaraan paling hanya sekitar tiga kilometer.

Dari data Polres Pemalang, ia mengatakan telah terjadi penurunan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Saat operasi berlangsung, terjadi 17 laka lantas dengan korban meninggal dunia 2 orang, 1 luka berat dan 20 luka ringan. Sedangkan saat sebelum operasi terdapat 20 kejadian laka lantas. Dengan korban 6 orang meninggal dunia, luka berat nihil dan 21 korban luka ringan.

“Operasi ini berakhir, dilanjutkan Operasi Zebra 2014. Mulai hari ini, Rabu (26/11) terhitung mulai pukul 00.00, serentak selama 14 hari dan terpusat,” tambahnya.

Ia mengatakan, sasaran operasi ini yakni kendaraan bermotor, pengendara atau pemakai jalan lain. Dengan lokasi jalan rawan kemacetan, rawan laka lantas maupun rawan pelanggaran lalu lintas.

Kegiatan Operasi Zebra ini meliputi preemtif dengan sosialisasi termasuk ke sekolah-sekolah, preventif dengan pengaturan, penjagaan dan patroli hingga penegakan hukum baik teguran tertulis atau lisan hingga justisia berupa tilang.(BJ)

Advertisements