18 Klub Sepak Bola Ikuti Liga Santri Nusantara

SEMARANG, 25/8 (BeritaJateng.Net) – Perhelatan kompetisi Sepak Bola Liga Santri Nusantara Zona Jateng 2 dipastikan diikuti oleh 18 klub dari Pondok Pesantren di wilayah Semarang dan sekitarnya. Kompetisi ini akan digulirkan pada tanggal 1 – 4 September bertempat di Lapangan Arhanudse Semarang.

Koordinator Liga Santri Nusantara Zona Jateng 2 Sukirman mengungkapkan, Liga Santri merupakan kompetisi sepakbola antar santri yang dilakukan secara nasional dan akan diambil juara dari masing masing zona di seluruh provinsi untuk bertarung di tingkat nasional.

“Zona dua dipastikan diikuti sebanyak 18 klub dan menggunakan sistem gugur. Ada verifikasinya sehingga kami jamin pesertanya murni dari kalangan santri,” ungkapnya, usai mengikuti diskusi di Gedung Berlian, Kamis (25/8).

Menurut Sukirman, Liga Santri Nusantara ini diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda dan Olah Raga dengan tujuan untuk menggairahkan persepakbolaan nasional dan mencari bibit bibit muda pesepakbola yang nantinya diharapkan bisa menjadi pesepakbola profesional yang mampu berbicara di tingkat dunia.

Pada kesempatan yang sama, mantan pelatih sepak bola dan pembina PPLP salatiga Edi Prayitno mengungkapkan apresiasinya dengan akan digelarnya Liga Santri ini karena dari pengamatannya sepakbola santri memiliki nilai lebih dibanding pemain sepakbola pada umumnya.

“Mereka memiliki tingkat kepatuhan dan penghormatan yang lebih baik pada perangkat pertandingan. Saya yakin budaya cium tangan akan lebih dominan ketimbang protes berlebihan sampai nonjok wasit yang sering kita lihat pada sepak bola kita,” katanya.

Disamping itu, tambah Edi, bibit bibit pesepakbola di pesantren juga tidak kalah dibanding ditempat lain. Dia mencontohkan di Pondok Pesantren API Tegalrejo saat ini memiliki beberapa pemain yang kwalitasnya setara dengan pemain profesional.

“Yang membedakan hanya mereka ini tidak dikelola dan dibina secara profesional, saya yakin kalau dibina dengan baik akan menghasilkan pemain pemain yang tidak kalah dengan pemain yang selama ini sudah ada,” bebernya.

Pelaksanaan Liga Santri Nusantara tingkat Jawa Tengah dibagi dalam tiga zona, zona 1 meliputi wilayah Pekalongan, Banyumas dan sekitarnya, zona 2 meliputi wilayah Semarang, Kudus, Jepara, Salatiga dan sekitarnya, sedangkan Zona 3 meliputi wilayah Surakarta, Sragen dan sekitarnya. (BJ13)

Tulis Komentar Pertama