Home Headline 176 Karung Raskin di Kalijoyo Raib Digondol Pencuri

176 Karung Raskin di Kalijoyo Raib Digondol Pencuri

1396
0
        KAJEN, 29/9 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 176 karung yang berisi beras bagi warga tidak mampu atau raskin di Balai Desa Kalijoyo Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan dicuri.
        Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian itu terjadi pada Rabu (26/9) sekitar pukul 16.00. Bermula ketika beras raskin yang dikirim dari gudang Bondansari Wiradesa tiba di Balai Desa Kalijoyo sebanyak 176 kantong dengan perkantongnya berisi 10 kilogram beras, diangkut menggunakan truk G 1386 JD dengan pengemudi Tjasmudi dan diterima oleh salah seorang perangkat Abdul Rokib (63).
        Kemudian raskin yang dikirim ditaruh di aula balai desa bagian depan sebelah kanan pintu masuk, setelah selesai semua Rokib pulang ke rumah, namun dengan posisi pintu depan balai desa tidak dalam keadaan terkunci. Pada sekitar pukul 23.30 salah seorang warga setempat Ruwah (53) sempat melewati depan balai desa dan melihat beras masih berada di tempatnya. Tapi pada sekitar pukul 04.15 raskin sudah tidak ada.
         Pada pukul 08.00 salah seorang perangkat lainnya Riyanto (36) datang ke balai desa untuk piket membersihkan balai desa tapi mendapati beras raskin memang sudah tidak ada di tempatnya atau hilang.
        Adanya hal itu, lalu dia memberitahu kepala desa dan berusaha mencari ke lingkungan sekitar tapi tidak menemukannya, serta mendapati pintu masuk samping sebelah barat balai desa dalam keadaan rusak bekas di congkel dan jendela dalam keadaan terbuka.
        Dimungkinkan pelaku masuk melewati pintu samping. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta dan melaporkan ke Polsek Kajen untuk penyelidikan lebih lanjut.
          Kasubag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom mengatakan, setelah mendapatkan informasi atau laporan dari pihak terkait dirinya langsung melakukan olah tempat kejadian (tkp) dan kini masih melakukan penyelidikan. “Barang yang dicuri yakni berupa 176 karung beras berisi masing-masing 10 kilogram,” katanya.
        Untuk mempermudah pengejaran pelaku, dirinya meminta kepada masyarakat melakukan laporan jika mengetahui adanya kejanggalan. “Hal ini menjadi pembelajaran bersama-sama agar lebih berhati-hati saat menyimpan barang berharga,” katanya. (ST/El)