Home Lintas Jateng 155 Ibu Tangguh Terima Santunan Dihari Ibu

155 Ibu Tangguh Terima Santunan Dihari Ibu

Semarang, 22/12 (BeritaJateng.net) – Bertepatan dengan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember, penghargaan diberikan atas perjuangan ibu-ibu tangguh yang menjadi tulang punggung dalam keluarganya. Mereka berasal dari berbagai macam latar belakang. Ada dari Kecamatan Semarang Selatan, Semarang Barat, Gayamsari, Tugu, Gunung Pati dan Semarang Timur.

Selain itu juga sebagai wujud tanda cinta kepada keluarga. Para ibu yang sehari-hari bekerja dan harus menafkahi anak-anaknya yang masih sekolah. Atas dasar inilah Lembaga Kemanusiaan Nasional Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Cabang Semarang bekerjasama dengan PT. Telkomsel, Majelis Ta’lim Telkomsel, Hiswana Migas Junior dan Laziz PT. PLN (Persero) Pusat Manajemen Konstruksi menggelar acara ‘Ibuku Tangguh Ibuku Inspiratif’ di Hotel Pandanaran Lantai 5, Selasa (22/12).

Berdasarkan penuturan dari Kepala Cabang PKPU Semarang, M. Miftahul Surur, santunan diberikan kepada 155 penerima manfaat dari keluarga tidak mampu, dengan rincian Rp 200 ribu, sembako senilai Rp 100 ribu, total pemberian sebesar Rp 300 ribu per keluarga.

Surur menjelaskan tujuan adanya santunan ini untuk membantu ibu-ibu tangguh, terlebih yang kurang mampu agar bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Selain itu juga memberikan santunan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak dan kesehatan keluarga, serta mewujudkan peran serta masyarakat secara pribadi maupun instansi dalam memperhatikan dan membantu memenuhi kebutuhan dhuafa,” terangnya saat diwawancarai usai acara, Selasa (22/12).

Surur menambahkan, dengan bingkisan cinta ini harapannya para ibu menjadi tangguh dalam memberikan perhatian pada keluarga. Walaupun dengan berbagai kesulitan.

“Hampir selama satu bulan, mereka kami dibina dan seleksi. Ada 27 kelompok binaan, 85 persennya adalah ibu-ibu, mereka mendapat binaan khusus,” ungkap Surur.

Salah seorang penerima manfaat dalam acara tersebut, Nola Sukmawati (30) seorang Ibu Rumah Tangga dengan membawa dua orang putrinya, Ulfa (2) dan Aisyah (8). Ia mengaku, kesehariannya bekerja dengan cara menjajakan makanan kecil (jualan snack).

“Saya baru pertama kali mengikuti acara semacam ini, apalagi di hotel. Merasa sangat diperhatikan dengan adanya santunan ini,” ujarnya dengan menyanding kedua putrinya.

Sukma memaknai Hari Ibu ini sebagai wujud curahan hati kepada kedua buah hatinya dan keluarga. Baginya, momen ini merupakan waktu yang pas untuk berterimakasih. (BJT01)