Home Hiburan 15 Dalang Remaja Beraksi di Blora 

15 Dalang Remaja Beraksi di Blora 

1164
15 Dalang Remaja Beraksi di Blora 
           BLORA, 23/11 (BeritaJateng.net) – Dalam rangka menyambut hari ulang tahun kabupaten Blora Desember mendatang sekaligus sebagai upaya melestarikan kesenian wayang, pemerintah kabupaten Blora bekerja sama dengan persatuan pedalangan Indonesia (Pepadi) Blora menggelar festival dalang remaja. Acara yang berlangsung selama dua hari 22-23 Nopember di pendopo rumah dinas bupati Blora ini diikuti sebanyak 15 dalang remaja se pulau Jawa.
           Meski masih berusia muda, namun aksi para dalang muda ini tidak kalah dengan dalang senior. Selain pandai memainkan wayang, para dalang muda ini juga fasih menceritakan setiap lakon.
         Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, festival yang digelar sejak Rabu kemarin  tersebut diikuti oleh 15 peserta dalang dari berbagai wilayah seperti Blora, Kendal, Solo, Sragen, Ngawi dan Karanganyar.
          H. Sukarno selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya Festival Dalang Remaja se Jawa di Kabupaten Blora kali ini adalah untuk memberikan wadah kepada generasi muda dalam melestarikan budaya tradisional, khususnya wayang kulit. Sekaligus sebagai salah satu kegiatan rangkaian Hari Jadi ke 268 Kabupaten Blora.
          “Potensi dalang cilik dan remaja di Kabupaten Blora jumlahnya banyak. Melalui event ini kami berharap mereka dapat bersaing dengan sehat dalam pelestarian seni pedalangan,” ucap Sukarno yang juga Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Blora.
         Dari 15 peserta, masing-masing peserta diberikan waktu tampil selama 45 menit.
         Salah satu peserta, Igo Ilham samporna (16) mengaku sudah bermain dalang sejak kelas 2.  Ilmu dalang ia dapatkan dari kakeknya yang juga seorang dalang senior di kabupaten Blora.
          “Sudah dalang sejak SD kelas 2. Pertama kali diajari oleh kakek yang juga seorang dalang,” katanya.
           Menurutnya sejumlah festival dalang sudah pernah ia ikuti. Sejumlah penghargaan juga pernah diraihnya. “Kalau penghargaan jumlahnya lupa, banyak. Terakhir juara 2 nasional waktu kompetisi di UNY Yogyakarta,” imbuhnya.
           Juri dalam festival ini berasal dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan seorang dalang senior dari kabupaten Blora.
(MN/El)
Advertisements