Home Lintas Jateng 12 Desa Di Blora Dicanangkan Jadi Kampung KB

12 Desa Di Blora Dicanangkan Jadi Kampung KB

579
12 Desa Di Blora Dicanangkan Jadi Kampung KB
       BLORA, 28/12 (BeritaJateng.net) – Secara serentak, sebanyak dua belas Desa di Kecamatan Todanan dicanangkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB) pada hari Kamis (27/12/2018). Pencanangan Kampung KB dilakukan langsung oleh Bupati Djoko Nugroho didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dindalduk KB), Winarno, S.Sos dan Camat Todanan, Kiswoyo SH, M.Si yang dipusatkan di Desa Bicak.
       Pencanangan dilakukan Bupati dengan peresmian Gapura Kampung KB Desa Bicak, peninjauan pelayanan KB di Puskesmas Pembantu (Pustu) Bicak, dan pelepasan balon ke udara di atas Bukit Cengklik, salah satu daya tarik wisata yang ada di Desa Bicak.
       Acara dimeriahkan dengan pertunjukan Seni Barongan Singo Lodra dari Todanan yang mengiringi langkah Bupati dan rombongan menuju puncak bukit, sedangkan di atas bukit diohibur gerak dan lagu, hingga musik organ tunggal.
        Camat Todanan, Kiswoyo, dalam laporannya menyampaikan bahwa dua belas desa yang secara bersama-sama ditetapkan sebagai Kampung KB adalah Desa Tinapan, Kedungwungu, Gunungan, Cokrowati, Dalangan, Bedingin, Bicak, Kacangan, Ngumbul, Sambeng, Sonokidul dan Ketileng.
       “Sengaja kami pusatkan di Desa Bicak ini sekaligus untuk mempromosikan potensi daya tarik wisata alam Kecamatan Todanan. Todanan memiliki banyak daya tarik wisata alam seperti Bukit Cengklik ini, lalu ada Goa Terawang, Goa Kidang, Bukit Telo, Bukit Manggir dan lainnya. Harapannya nanti para tamu bisa berswafoto disini lalu diupload ke medsos masing-masing sehingga lokasi ini semakin dikenal keindahannya,” terang Kiswoyo.
        Sementara itu, Kepala Dindalduk KB, Winarno menyampaikan bahwa hingga kemarin sudah ada 124 Desa di Kabupaten Blora yang mencanangkan diri sebagai Kampung KB.
       “Sekarang di Todanan ada 12 Desa, sehingga total ada 136 Desa se Kabupaten Blora yang telah siap menyukseskan dan melaksanakan program KB dengan teratur. Besok Senin masih ada pencanangan lagi di salah satu desa Kecamatan Jepon, semoga desa lainnya cepat menyusul,” kata Winarno.
        Dengan ditetapkannya sebagai Kampung KB, menurut Winarno maka warga di sebuah desa tersebut telah sadar akan pentingnya KB. Sejak mulai remaja sudah diikutkan dalam kegiatan PIK-R (Pusat Informasi Kesehatan Remaja) agar tidak menikah muda. Kemudian pelayanan KB dalam pengaturan jarak kelahiran anak hingga pasca melahirkan.
        Bupati Djoko Nugroho pun merasa senang dan bangga dengan Kecamatan Todanan yang bisa melaksanakan pencanangan Kampung KB secara serentak dan dilakukan di puncak bukit, yang menurutnya kreatif.
        “KB sangat penting untuk merencanakan kesejahteraan keluarga. Orang tua jangan bangga ketika anaknya ditembung lelaki jika usianya masih dini. Jika sudah menikah sesuai umur pun harus bisa merencanakan kelahiran anak dengan baik. Nikah muda maka artinya rahim ibunya belum siap untuk dibuahi, jika dipaksanakan maka anaknya nanti rawan stunting. Stunting sangat bahaya karena selain bertubuh kerdil, perkembangan otaknya pun kerdil. Saya ingin lewat Kampung KB ini kasus stunting bisa ditekan,” tegas Bupati.
       Terkait keberadaan Bukit Cengklik, Bupati mengaku baru kali ini dirinya sampai kesini. Menurutnya potensi Bukit Cengklik ini sangat bagus dan jarang dimiliki Blora sehingga harus dimanfaatkan dan ditata untuk kegiatan pariwisata.
       “Pemandangan yang bagus seperti ini dari atas Bukit Cengklik sangat jarang di Blora. Maka warga Desa Bicak harus bersyukur dan bisa memanfaatkannya untuk kegiatan pariwisata. Saya minta Dinas Pariwisata bisa terus melakukan pendampingan kepada karang taruna desa dan pokdarwisnya. Nanti akan kita bantu pengembangannya,” lanjut Bupati disambut tepuk tangan warga.
       Turut hadir dalam acara tersebut Forkopimcam Todanan, seluruh Kepala Desa se Kecamatan Todanan dan warga sekitar. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan santap siang di gazebo-gazebo yang ada di atas bukit. (El)