Home News Update Tevez Bersinar saat Juventus tumbangkan Verona

Tevez Bersinar saat Juventus tumbangkan Verona

509
Carlos Teves. Foto/Ist

Carlos Teves. Foto/Ist
Carlos Teves. Foto/Ist

Milan, 19/1 (Beritajateng.net) – Carlos Tevez menyarangkan dua gol ketika Juventus memperbesar keunggulan mereka atas AS Roma menjadi dua angka di puncak klasemen Liga Italia pada Minggu (Senin WIB), setelah mereka menang 4-0 atas Verona.
Upaya Roma untuk merebut scudetto pertama sejak 2001 mendapat hantaman pada Sabtu, ketika Palermo menahan imbang pasukan Rudi Garcia dengan skor 1-1 di Sisilia.
Itu merupakan hasil imbang kedua secara beruntun untuk Tim Kuning-Merah dan Juve, yang menghancurkan Verona dengan skor 6-1 di putaran 16 besar Piala Italia pada tengah pekan, tidak mendapat masalah untuk memaksimalkan situasi.
Verona tidak pernah mengalahkan Juventus di Turin dan peluang-peluang tim tamu semakin jauh dari kenyataan ketika pada menit ketiga pemain asal Prancis Paul Pogba menaklukkan Rafael dengan sepakan jarak jauh.
Tevez, yang diistirahatkan untuk pertandingan Piala Italia pada Kamis, menggandakan keunggulan Juve empat menit kemudian ketika ia meneruskan umpan silang Alvaro Morata setelah Pogba melakukan pergerakan tipuan untuk menaklukkan Rafael dari jarak 11 meter.
Andrea Pirlo nyaris mengubah skor menjadi 3-0 beberapa saat kemudian, namun tendangan bebasnya dari jarak 29 meter masih melambung di atas mistar gawang.
Claudio Marchisio, Tevez, dan Morata menyia-nyiakan peluang yang mereka miliki untuk memperbesar keunggulan setelah turun minum, namun Roberto Pereyra menuntaskan peluang pada menit ke-66.
Bek Giorgio Chiellini mengumpan kepada gelandang itu dari kiri dan Pereyra melepaskan tembakan melewati Rafael, menuju sudut atas untuk gol liga pertamanya dalam seragam Juve, setelah ia menyumbang gol untuk tim asal Turin itu di Piala Italia pada Kamis.
Gol kedua Tevez tercipta sekitar sepuluh menit kemudian, pemain Argentina itu mengecoh Rafael dari jarak dekat setelah menerima operan pendek dari Marchisio, untuk mengukir gol ke-13nya di liga musim ini.
Roma menghuni peringkat kedua dengan selisih lima angka, di mana Napoli dan Sampdoria, yang menghuni peringkat keempat, masing-masing terpaut delapan angka.
Pada pertandingan yang dimainkan sebelumnya, Sampdoria dan Fiorentina meraih kemenangan tandang untuk menjaga harapan mereka tampil di Eropa pada musim depan, ketika AC Milan melihat peluang mereka untuk berpartisipasi di Liga Champions dihantam kekalahan mengejutkan 0-1 dari Atalanta.
Gonzalo Bergessio dan Roberto Soriano memaksimalkan pertahanan buruk Parma untuk masing-masing mencetak satu gol pada babak kedua, untuk memberi Sampdoria kemenangan keduanya secara beruntun untuk pertama kalinya sejak Oktober.
Setelah kalah hanya dua kali pada musim ini dan dengan dua penyerang Luis Muriel dan Samuel Eto’o dilaporkan akan segera bergabung, pelatih Sinisa Mihajlovic merasa cukup puas.
“Tidak ada tim Sampdoria lain yang mengumpulkan begitu banyak angka di fase musim seperti ini. Kami hanya kalah dua kali dalam 19 pertandingan, maka saya gembira,” ucapnya kepada Sky Sports.
Fiorentina mengakhiri penantian dua bulan untuk meraih dua kemenangan ketika penyerang tengah asal Senegal Khiuma Babacar menyundul bola melewati kiper Benjamin Bizzarri, untuk mengunci kemenangan 2-1 atas Chievo.
Kemenangan kedelapan Si Ungu pada musim ini mendongkrak mereka ke peringkat keenam, tertinggal 13 angka dari pemuncak klasemen Juventus namun hanya terpaut tiga angka dari Napoli yang menduduki peringkat ketiga sekaligus spot terakhir zona kualifikasi Liga Champions.
Montella segera memuji Babacar, namun berkata kepada Sky, “Saya gembira Babacar mencetak gol penentuan, namun saya tetap yakin ia masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan.” Milan ditaklukkan Atalanta dengan skor 0-1 di San Siro, ketika German Denis menaklukkan kiper Diego Lopez dengan bagian luar kaki kanannya pada menit ke-30.
Milan masih menghuni peringkat kedelapan namun sekarang tertinggal tujuh angka dari Napoli, yang harus berterima kasih kepada gol Gonzalo Higuain pada menit ke-18 yang membuat mereka meraih kemenangan di markas Lazio pada Minggu sore.
Pelatih Milan Filippo Inzaghi menerima kekalahan ini, namun menambahi, “Kami harus bangun dan bermain dengan lebih baik, sekarang kami kehilangan sesuatu dan saya harus bertanggung jawab.” “Mungkin kami sedikit cemas terhadap situasi kami, namun kami tidak boleh melupakan bahwa ini adalah Milan dan tergantung kepada kami untuk memaksakan permainan kami,” katanya.(ant/Bj02)