Home Headline 100 Pelajar Semarang Unjuk Kebolehan Bak Model di Batik On The Street

100 Pelajar Semarang Unjuk Kebolehan Bak Model di Batik On The Street

11
Batik On The Street di Kota Lama Semarang

Semarang, 7/10 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 100 pelajar dari Taman Kanak-kanak, SD hingga SMP unjuk kebolehan berlenggak lenggok bak model di gelaran Batik On The Street dalam rangka peringatan hari batik Kota Semarang.

Ratusan masyarakat dan wisatawan memadati Jalan Letjen Soeprapto, tepatnya di depan Semarang Kreatif Galeri.

Nampak sepanjang Jalan Letjend Suprapto mulai dari Gereja Blenduk hingga Jembatan Mberok di tutup. Ratusan peserta fashion batik yang terdiri dari anak-anak TK hingga SMP menampilkan busana terbaiknya. Pengunjung duduk di kursi yang telah disiapkan panitia di depan Semarang Kreatif Galeri.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Semarang, Widoyono yang membuka acara tersebut menerangkan, acara di Kota Lama itu bisa menjadi alternatif pemecah pusat keramaian yang selama ini di Tugu Muda dan Simpanglima. Menurutnya, acara batik in the street juga menjadi pertunjukan menarik yang disuguhkan kepada wisatawan yang datang ke Kota Lama.

100 Pelajar Semarang Unjuk Kebolehan di Batik On The Street

“Saya harap ini jadi agenda rutin tiap tahun, kalau bisa tiap bulan bisa diadakan acara fashion di Kota Lama. Biar disini ada pertunjukan menarik yang disuguhkan kepada pengunjung,” ujarnya.

Dia menerangkan dalam acara batik on the street tersebut setidaknya ada 100 peserta cilik yang ambil bagian. Dia menjelaskan, batik merupakan warisan budaya bangsa yang harus dikenalkan dan ditanamkan kepada generasi penerus bangsa.

“Sebentar lagi Pak Wali Kota akan memulai acara Car Free Night di Kota Lama. Jadi itu acara juga sangat bagus untuk mendukung dan menarik pengunjung ke Kota Lama. Jadi nanti selama acara itu berlangsung beberapa titik di Kota Lama akan bebas kendaraan, pengunjung bisa jalan-jalan melintasi Kota Lama tanpa ada gangguan kendaraan bermotor yang melintas,” tandasnya.

Salah satu peserta, Nerys Ketzia Kusuma dari SMPN 23 Semarang mengaku senang bisa turut berpartisipasi di gelaran batik on the street. Dirinya mengaku baru pertama kali berjalan bak model dihadapan ratusan pengunjung. (Ell)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × two =