Home Hukum dan Kriminal 10 Kasus Korupsi ‘Digeber’ Kejari Wonogiri

10 Kasus Korupsi ‘Digeber’ Kejari Wonogiri

image

Wonogiri, 9/12 (Beritajateng.net) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri menyambut positif tingkat ekspektasi masyarakat terhadap kasus korupsi yang terjadi di Wonogiri. Selama 2014, 10 kasus korupsi ditangani oleh korps Adhyaksa Kota Gaplek ini.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri, Dwi Setyo Budi Utomo dalam amanatnya pada Upacara Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional 2014, Selasa(9/12), di halaman Kejari Wonogiri mengatakan bahwa sejalan dengan demikian besarnya harapan masyarakat terhadap pemberantasan tindak pidana korupsi, maka penindakan dan pencegahan korupsi harus dilakukan lebih intensif, efektif dan masif sebagai sebuah gerakan nasional.

“Langkah konkret kami adalah penindakan dan pencegahan dengan melakukan penyidikan dan penuntutan tipikor,” jelasnya dihadapan korps Adhyaksa.

Di tempat yang sama, Kasi Pidsus Kejari Wonogiri, M.Naimullah menyampaikan selama 2014 ada 10 kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri Wonogiri. Tiga diantaranya telah dieksekusi. Sementara 2 kasus yang lain masih dalam tahap penyidikan, 3 kasus tahap penyelidikan. Sedangkan perkara yang telah masuk tahap penuntutan 1 kasus, dan 1 lagi dalam upaya hukum.

“Untuk kasus BPR Eromoko, telah ada audit dari BPKP, hasilnya (tindakan tersangka) masuk dalam ranah korupsi,” terangnya.

Disamping upacara yang mengundang mahasiswa, peringatan Hari Anti Korupsi yang diselenggarakan Kejari Wonogiri, dilakukan juga kunjungan ke 10 sekolah di Kecamatan Wonogiri. Kegiatan dipimpin langsung Kajari Wonogiri Dwi Setyo. Sejumlah pejabat Kajari membagikan stiker, brosur, dan pin, dengan tema anti korupsi. (HD/pj)