Home Nasional 10 Bulan Bertugas di Perbatasan RI-PNG, 400/Raider Tiba di Semarang

10 Bulan Bertugas di Perbatasan RI-PNG, 400/Raider Tiba di Semarang

534

raider yul3-1

Semarang, 21/10 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 449 Prajurit Batalyon Infantri 400/Raider tiba di Semarang setelah kembali dari melaksanakan tugas selama sekitar 10 bulan menjadi Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG di Papua. Secara simbolis upacara penyambutan kembali ratusan Prajurit sebagai pasukan pemukul Kesatuan Kodam IV/Diponegoro tersebut dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Emas, Selasa (20/10).

Sebagai inspektur upacara yakni Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Joni Supriyanto dengan komandan upacara Danyonif 400/Raider Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi.

Dalam amanat inspektur upacara yang membacakan sambutan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Joni Supriyanto menyampaikan, bahwa bangga kepada Prajurit yang telah membawa harum nama kesatuan Kodam IV/Diponegoro yang telah melaksanakan tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan di Perbatasan RI-PNG di Papua dengan baik. Prestasi ini secara tidak langsung mengangkat harkat dan martabat Kodam IV/Diponegoro.

“Setelah ini prajurit akan diberikan cuti dan manfaatkan kesempatan itu dengan baik. Namun sebelumnya saya minta untuk semua Prajurit untuk melaksanakan pengecekan atas alat-alat kelengkapan, baik perorangan maupun satuan yang digunakan selama pelaksanaan tugas operasi. Prioritaskan khusus untuk senjata dan amunisi dalam pengecekan,” tegasnya.

Selain itu, dalam perjalanan selama melaksanakan cuti, hindari tindakan yang bisa merugikan diri sendiri dan merusak citra satuan. Lalu segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Setelah cuti, segera persiapkan diri kembali untuk melaksanakan tugas-tugas satuan dengan memperbanyak latihan perorangan maupun satuan, agar profesionalitas prajurit tetap terpelihara,” katanya.

Sementara itu, Danyonif 400/Raider Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi mengatakan, pihaknya setelah ini akan melakukan konsolidasi setelah bertugas sekitar 10 bulan telah melaksanakan tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan di Perbatasan di Papua.

Satuannya banyak melakukan tugas selain patroli juga melaksanakan berbagai kegiatan seperti pemberian bantuan kesehatan, bakti sosial dan kegiatan untuk membantu masyarakat.

“Kami juga membantu masyarakat panen tumbuhan sorgum dan pembinaan teritorial disana (Papua-red). Dan adapun kesatuan yang menggantikan kami untuk bertugas melanjutkan sebagai pengamanan perbatasan, yakni dari Yonif 431 Kostrad Makassar,” jelasnya. (Bj)