Home Headline 1.191 Warga Kudus Cerai

1.191 Warga Kudus Cerai

cerai
Ilustrasi

Kudus, 14/1 (Beritajateng.net)-Angka perceraian di wilayah Kabupaten Kudus sepanjang tahun 2014 yang tercatat di Pengadilan Agama (PA) Kudus mencapai 1.191 dengan rincian 800 kasus cerai gugat, sisanya 391 kasus cerai talak. Sedang tahun 2013, angkanya mencapai 1.102 kasus dengan rincian 723 cerai gugat dan 379 cerai talak.

”Perkara cerai pada tahun 2014 memang mengalami kenaikan dibanding tahun 2013,” kata petugas informasi PA Kudus M Rofi.

Ditambahkan, kasus perceraian yang terjadi saat ini sebagian besar dikarenakan gaya hidup. Sedangkan alasan dilakukannya cerai gugat oleh pihak perempuan (istri) dikarenakan adanya orang ketiga atau wanita idaman lain (WIL).

”Sebagian besar cerai gugat yang didaftarkan di PA Kudus, karena suaminya berpenghasilan cukup dan melakukan selingkuh dengan wanita lain,” tambahnya.

Dengan penghasilan yang baik, lanjutnya, orang yang tidak dibentengi iman yang kuat biasanya mudah tergoda wanita lain yang akhirnya berpotensi merusak rumah tangganya. Ujung-ujungnya, sang istri melakukan gugatan cerai.

Menurutnya, sekitar 50 persen kasus perceraian yang terjadi disebabkan karena adanya WIL. Selebihnya, karena faktor laki-laki yang tidak bertanggung jawab menafkahi istri dan anak karena tidak memiliki penghasilan tetap atau menganggur.

”Sebelum dilakukan persidangan, selalu digelar mediasi antara penggugat dengan tergugat atau pemohon dengan termohon. Intinya, kalau mereka yang berperkara bisa didamaikan dan diterima maka siding perceraian tidak dilakukan,” jelasnya.

Selain itu, masih kata Rofi, PA juga menangani kasus dispensasi perkawinan atau mengajukan permohonan untuk menikahkan anak yang masih di bawah umur. Namun, permohonan tersebut tidak semuanya dikabulkan karena harus dilihat dan diteliti alasannya.

”Selama tahun 2014 ada pengajuan dispensasi sebanyak 40 kasus. Sedangkan jumlah perceraian yang terjadi di Kudus lebih rendah disbanding yang terjadi di kabupaten lain di eks-Keresidenan Pati,” pungkasnya. (Bj12)